Berita Sidoarjo
Gus Muhdlor Minta Pemerintah Desa di Sidoarjo Publikasikan Penggunaan Anggaran ke Masyarakat
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) terus mendorong transparansi anggaran dalam penggunaan uang APBD, maupun APBDes.
SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) terus mendorong transparansi anggaran dalam penggunaan uang APBD, maupun APBDes. Salah satunya dengan mempublikasikan anggaran pembangunan kepada masyarakat.
Bila perlu, anggaran dipaparkan dalam baliho besar agar bisa diketahui langsung oleh masyarakat. Kemudian, masyarakat bisa bersama-sama melakukan pengawasan.
"Ini contoh yang baik, penggunaan alokasi anggaran desa dipublikasikan. Dipasang baliho diletakkan di kantor desa, masyarakat yang datang ke balai desa dengan jelas bisa mengetahui anggaran desa ini dipakai untuk apa saja,” kata Gus Muhdlor saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Desa Banjarbendo, Senin (8/8/2022).
Transparansi anggaran, lanjut Gus Muhdlor, harus terus didorong mulai dari tingkat kabupaten hingga ke pemerintah desa. Salah satu ciri pemerintahan yang baik adalah terbuka kepada masyarakat.
"Ini yang disebut politik partisipatif. Dengan transparan kepada masyarakat akan terjadi feed back, komunikasi dua arah. Saling mengingatkan antara pemerintah dengan masyarakat,” lanjutnya.
Bupati juga tak segan dalam menerima masukan dari publik, ia membuka ruang lebar kepada masyarakat Sidoarjo untuk menyampaikan unek-uneknya. Kanal komunikasi dibuka lebar. Masukan yang datang lewat media sosial dan layanan tanggap cepat Call Center 112 akan direspons.
Lewat Bantuan Keuangan Umum (BKU), Pemkab Sidoarjo menggelontor anggaran ke pemerintah desa. Tujuannya agar pembangunan di tingkat desa berjalan masif. Seperti pembangunan gedung serbaguna, fasilitas olahraga hingga peningkatan jalan desa.
"Yang mengelola bisa BUMDes. Karena di sana akan ada perputaran ekonomi. UMKM dirangkul, pembangunan fasilitas olahraga dan berbagai fasilitas lain termasuk di dalamya,” ujarnya.