Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KASUS SUBANG TERBARU: Polisi Sudah Dapat Titik Terang, Hubungan Yoris dan Yosef Kini Harmonis Lagi

Kabar kasus Subang terbaru hari ini, Sabtu (6/8/2022), membahas tentang pernyataan Kapolda Jabar Irjen Suntana, serta Hubungan Yoris dan Yosef.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Kolase tangkapan layar TribunJabar
Yosef dan Yoris, kini mereka harmonis lagi. Simak selengkapnya di kasus Subang terbaru. 

SURYA.co.id - Kabar kasus Subang terbaru hari ini, Sabtu (6/8/2022), membahas tentang pernyataan Kapolda Jabar Irjen Suntana.

Ia mengaku pihaknya sudah dapat titik terang dalam kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang ini.

Irjen Suntana juga membantah isu yang menyebut ada keterlibatan BIN dan FBI, dalam mengungkap kasus pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut.

Sementara itu, para saksi kunci seperti Yoris dan Yosef juga jadi sorotan publik.

Hubungan mereka kembali harmonis setelah sebelumnya sempat pecah kongsi.

Berikut rangkuman fakta selengkapnya:

1. Polisi Sudah Dapat Titik Terang

Menurut Kapolda Jabar, pihaknya sudah menemukan titik terang kasus Subang yang sudah hampir setahun belum terungkap ini.

Irjen Suntana juga membantah isu yang menyebut adanya keterlibatan BIN dan FBI dalam pengungkapan kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang ini.

Awalnya, Irjen Suntana menyebut penanganan kasus pembunuhan yang menimpa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini, tidak melibatkan instansi atau lembaga lain diluar kepolisian.

"Saya tadi dapat hoax nih, katanya Kapolda menggunakan BIN, apa. Gak ada," kata Irjen Pol Suntana di Mako Polres Bogor, Selasa (2/8/2022).

Seperti dilansir dari TribunnewsBogor.com dalam artikel 'Belum Juga Terungkap, Kasus Subang Disebut Bakal Libatkan FBI, Jenderal Suntana Bereaksi : Hoax Nih'.

Menurutnya, Polisi tidak melibatkan FBI dalam pengungkapan kasus kematian Tuti dan Amel tersebut.

"Jadi, hoax ya, gak ada tuh Polisi pakai FBI, Polisi Indonesia geus (udah) canggih ah," kata Irjen Pol Suntana.

Kapolda mengatakan bahwa sampai saat ini penyelidikan masih dilakukan.

"Sedang penyelidikan terus ya. Insya Allah, minta doanya," ungkap Irjen Pol Suntana.

Menurut Irjen Pol Suntana mengatakan bahwa penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang sudah menemui titik terang.

"Kita udah ada titik terang ya, mudah-mudahan dapet ya," kata Irjen Pol Suntana.

Irjen Pol Suntana menjelaskan, dalam proses pidana khususnya pembunuhan, membutuhkan waktu yang bervariasi.

"Tapi dalam kasus-kasus tertentu, Polisi harus mengumpulkan barang bukti yang diperlukan dengan berbagai cara supaya bisa mengarah kepada tersangkanya. Itukan artinya penyelidikan tuh itu," kata Irjen Pol Suntana.

2. Kapolda Beber Kendalanya

Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana juga mengungkapkan kasus ini sangat minim bukti sehingga sulit bagi mereka untuk mengungkapnya.

"Sejauh ini kami belum bisa menetapkan tersangka, karena polisi terkendala pembuktian dalam menetapkan tersangka di kasus Subang ini," katanya saat ditemui sela-sela kunjungan kerja di Purwakarta, Senin (18/7/2022). 

Suntana menastikan masih terus bekerja untuk bisa mengungkap kasus tersebut.

"Kami jajaran Polda Jabar dan Polres Subang terus bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus Subang ini," katanya. 

Dia juga meminta doanya dari masyarakat agar kasus ini cepat terungkap.

"Kami dari Polda Jabar dan Polres Subang, akan terus bekerja dan meminta doanya dari seluruh masyarakat,  agar kami bisa mengungkap kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang," ucapnya

Suntana mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas respons dan semangat masyarakat untuk memonitor kasus ini.

"Sangat berterima kasih begitu tingginya respons dan semangat untuk memonitor kasus ini," ucapnya.

Dikatakan Suntana, ia berulang kali menyampaikan kepada masyarakat dalam pengungkapan sebuah kasus ada yang cepat dan lambat

"Berulang kali saya sampaikan kepada masyarakat dalam mengungkap kasus itu ada yang cepat ada yang lambat tergantung bukti yang kita kumpulkan," katanya.

Seperti halnya pengungkapan kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang ini perlu pembuktian yang mendalam.

"Pengungkapan kasus Subang tak mudah dan berbeda dengan kasus lain, mengingat dalam kasus ini sangat minim bukti," ucapnya.

"Jadi perlu pembuktian yang mendalam untuk mengungkap kasus Subang ini," ucapnya.

Kapolda Jabar meminta masyarakat bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang ini.

"Kami jajaran Polda Jabar belum bisa mengungkap Kasus Subang, akibat minimnya pembuktian," katanya.

Penyidikan kasus Subang hingga saat ini masih terus berlangsung baik oleh Jajaran Polda Jabar maupun Polres Subang, demi terungkapnya kasus yang menggemparkan publik tersebut.

"Masyarakat dimohon bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa Ibu dan anak di Subang, bukan berarti kita mendiamkan, penyidikan kasus Subang masih terus diproses," katanya.

"Percaya penyidik sedang melakukan berbagai cara untuk mengungkap kasus ini, dan kami tidak diam dan terus bekerja untuk mengungkap kasus Subang. Karena pengungkapan kasus Subang, berbeda dengan kasus pembunuhan lain, perlu pembuktian yang mendalam. Karena kasus Subang ini diketahui beberapa jam setelah kejadian dan minim alat bukti," ujarnya.

Seperti diketahui, peristiwa perampasan nyawa Ibu dan anak yang menimpa Tuti Suhartini dan anak gadisnya Amalia Mustika Ratu terjadi tanggal 18 Agustus 2021.

Jasad keduanya ditemukan di bagasi mobil mewah yang terparkir di garasi rumah korban di Kampung Ciseuti Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang.

3. Hubungan Yoris dan Yosef Kini Harmonis Lagi

Menjelang setahun pembunuhan ibu dan anak di Subang Jawa Barat atau yang dikenal dengan kasus Subang terjadi, keluarga korban kembali kompak. 

Mereka adalah Yosef Hidayah, suami dan ayah korban Kasus Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Lalu, Yoris Raja Amanullah dan Yanti Jubaedah, anak dan menantu Tuti Suhartini dan Yosef Hidayah yang juga saksi kasus Subang.

Meski Yoris dan Yosef sudah pecah kongsi setelah sang anak mencabut kuasa hukum Rohman HIdayat, namun hubungan mereka kembali akur. 

Hal ini terlihat saat mereka bersama-sama mengganti nisan makam Tuti dan Amel belum lama ini. 

Yoris yang didampingi Yanti tampak lebih dulu berada di makam Desa Jalancagak sambil menunggu nisan yang dipesannya dari Bandung. 

Tampak tumpukan tanah dan semen sudah disiapkan untuk membangun rumah baru ibu dan adiknya. 

"Nanti akan dicor bawahnya karema saat musim penghujan air mengalir dari pemukima ke pemakaman, takut kebawa sedikit," kata Yoris dikutip dari tayangan di channel youtube-nya, Jumat (5/8/2022). 

Setelah itu Yoris dan Yanti tampak melepas batu pembatas makam lalu sebelum diberi nisan baru. 

Di tayangan itu juga tampak Yosef melantunkan adzan di samping makam Tuti dan Amel, kemudian menyiramkan air. 

Yoris dan Yanti juga tampak menaburkan bunga.

"Alhamdulillah pemasangan sudah berjalan dengan baik," ucap Yoris di akhir video diiyakan Yosef dan Yanti yang ada di sampingnya. 

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved