Berita Bangkalan

Terperangah Tahu Ada Puluhan Wartawan di Bangkalan, Kapolres : Berat Menghafal Satu Per Satu!

Ia menuturkan bagaimana mudahnya mengenal awak media di Pacitan karena jumlah wartawan memang tidak begitu banyak.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono didampingi Kasi Humas Iptu Sucipto dalam Piramida Prima menggelar ‘Ngopi Bareng Media di Lantai II Mako II Polres Bangkalan, Jumat (5/8/2022). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Momen silaturahim sekaligus saling kenal bersama wartawan di Bangkalan, Jumat (5/8/2022), menjadi kejutan bagi Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono. Belum sebulan menjabat kapolres, Wiwit terperangah mengetahui begitu banyaknya awak media saat gelaran Piramida Prima ‘Ngopi Bareng Media’ di Lantai II Mako II Polres Bangkalan, Jumat (5/8/2022).

Ia lantas menuturkan bagaimana mudahnya mengenal awak media saat masih bertugas di Pacitan karena jumlah wartawan memang tidak begitu banyak.

“Kalau di Pacitan jumlah wartawan masih bisa terhitung dengan jemari. Jangankan wajah, (di Pacitan) nama-namanya saya hafal. Lebih dari separo perbandingannya dengan di sini,” ungkap Wiwit didampingi Kasi Humas Polres Bangkalan, Iptu Sucipto dalam momen perkenalannya.

Sesuai waktu yang telah ditetapkan dalam undangan, para awak media berdatangan menjelang pukul 09.00 WIB. Tidak hanya wartawan lokal, namun juga hadir beberapa wartawan dari Surabaya. Data yang dihimpun SURYA dari Humas Polres Bangkalan, total kehadiran wartawan mencapai 80 orang dari berbagai organisasi kewartawanan.

Dengan jumlah sebanyak ini, Wiwit menyampaikan sedikit menemui kesulitan untuk menghafal satu per satu nama dan wajah wartawan. Seperti halnya yang ia alami untuk mengenal sedikitnya 500 personelnya ketika menjabat Kapolres Pacitan.

“Satu per satu gak hafal juga ketika berpapasan dengan teman-teman di jalan. Apalagi teman-teman dari Satuan Intelkam, ini polisi atau bukan. Karena kesehariannya jarang bertemu, paling hanya dalam kesempatan apel,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut perwira menengah kelahiran Jakarta 1981 itu, ia tetap berupaya mengenali satu per satu rekan-rekan kerja sesama anggota Polri termasuk para jurnalis dengan cara menyimpan nama dan nomor HP di ponselnya.

“Itu langkah saya berupaya membaurkan diri kepada anggota, membaurkan diri dengan rekan-rekan jurnalis, itu iktikad baik saya. Meskipun nantinya di akhir waktu saya selesai memimpin (di Bangkalan) belum hafal-hafal juga, ya mohon maaf mohon dimaklumi,” pungkasnya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved