Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
JELANG SETAHUN KASUS SUBANG, Kapolda Beber Kendalanya, Saksi yang Tersudut Akhirnya Mau Bersuara
Hampir setahun kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau yang dikenal dengan kasus Subang terjadi, namun polisi belum juga menetapkan tersangka.
"Pengungkapan kasus Subang tak mudah dan berbeda dengan kasus lain, mengingat dalam kasus ini sangat minim bukti," ucapnya.
"Jadi perlu pembuktian yang mendalam untuk mengungkap kasus Subang ini," ucapnya.
Kapolda Jabar meminta masyarakat bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang ini.
"Kami jajaran Polda Jabar belum bisa mengungkap Kasus Subang, akibat minimnya pembuktian," katanya.
Penyidikan kasus Subang hingga saat ini masih terus berlangsung baik oleh Jajaran Polda Jabar maupun Polres Subang, demi terungkapnya kasus yang menggemparkan publik tersebut.
"Masyarakat dimohon bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa Ibu dan anak di Subang, bukan berarti kita mendiamkan, penyidikan kasus Subang masih terus diproses," katanya.
"Percaya penyidik sedang melakukan berbagai cara untuk mengungkap kasus ini, dan kami tidak diam dan terus bekerja untuk mengungkap kasus Subang. Karena pengungkapan kasus Subang, berbeda dengan kasus pembunuhan lain, perlu pembuktian yang mendalam. Karena kasus Subang ini diketahui beberapa jam setelah kejadian dan minim alat bukti," ujarnya.
Seperti diketahui, peristiwa perampasan nyawa Ibu dan anak yang menimpa Tuti Suhartini dan anak gadisnya Amalia Mustika Ratu terjadi tanggal 18 Agustus 2021.
Jasad keduanya ditemukan di bagasi mobil mewah yang terparkir di garasi rumah korban di Kampung Ciseuti Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang.
Saksi yang Tersudut Akhirnya Bersuara

Belum terungkapnya kasus ini memunculkan spekulasi liar di masyarakat.
Bahkan para saksi terkesan menuduh saksi lain.
Saksi yang kerap disudutkan adalah Yanti Jubaedah, istri Yoris Raja Amanullah atau menantu Tuti Suhartini.
Yanti disudutkan karena diduga mempunyai dendam ke korban, Amalia Mustika Ratu setelah beredar status facebook yang diduga ditulisnya
Yanti juga disudutkan terkait keberadaannya di hari pembunuhan serta pengelolaan yayasan Bina Prestasi Nasional.