Berita Jember
Semua Fraksi Minta Pemkab Jember Serius Tangani Penyakit Mulut dan Kuku
Semua fraksi di DPRD Jember bulat bersuara supaya Pemkab Jember serius dan segera menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: irwan sy
Berita Jember
SURYA.co.id | JEMBER - Semua fraksi di DPRD Jember bulat bersuara supaya Pemkab Jember serius dan segera menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.
Hal ini disuarakan oleh semua fraksi yang berjumlah tujuh di DPRD Jember dalam rapat sidang paripurna pembacaan pandangan umum fraksi atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jember tahun 2021, Selasa (19/7/2022).
Ketujuh fraksi tersebut kompak menyuarakan pendapatkan perihal PMK.
Mereka menyoroti semakin mewabahnya PMK di Jember, dan apa yang harus segera dilakukan oleh Pemkab Jember.
Ketujuh fraksi itu adalah fraksi gabungan PANDEKAR (PAN, Demokrat, Golkar), PPP, PKS, PDI Perjuangan, GIB, Nasdem, dan PKB.
Ketua Fraksi PANDEKAR sekaligus yang membacakan pandangan umum fraksi Agusta Jaka Purwana menyebut wabah PMK di Jember sudah luar biasa.
"Bahkan sudah masuk zona merah. Karenanya, diperlukan upaya lanjutan dan segera untuk pengendalian PMK ini," tegas Agusta.
Hal senada disampaikan juru bicara Fraksi PPP Ikbal Wilda Fardana.
Fraksi PPP menyebut, Pemkab Jember harus sesegera mungkin mengambil langkah taktis dan strategis dalam penanganan PMK.
Fraksi PKS menyampaikan usulan segera dilakukannya penutupan pasar hewan Jember.
PKS juga meminta bupati Jember segera merealisasikan pernyataannya perihal rencana penutupan pasar hewan itu.
Sebab dari aspirasi peternak, disuarakan kalau salah satu rantai cepat penyebaran virus PMK itu adanya blantik hewan ternak yang datang dari kandang ke kandang (mobilitas).
"Ternak-ternak kita juga butuh vaksinator yang bisa dan segera bergerak cepat. Kami dari PKS siap membantu pelaksanaan vaksinasi dan percepatan pengentasan PMK ini," tegas juru bicara PKS Mashuri Harianto.
Penanganan PMK secara cepat dan tepat ini juga disuarakan oleh partai pemilik kursi pimpinan dewan yakni Nasdem, PKB, Gerindra, juga PDI Perjuangan.