Bacaan Takbiran Idul Adha Arab - Latin dan Artinya, Dikumandangkan Tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah
Berikut bacaan takbiran Idul Adha dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan yang dibaca tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Takbiran merupakan istilah yang dipakai masyarakat Indonesia untuk kegiatan mengumandangkan takbir pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Berikut bacaan takbiran Idul Adha dalam tulisan Arab, latin dan terjemahan.
Takbiran Idul Adha berbeda dengan takbiran saat Idul Fitri. Sebab di Hari Raya Kurban, takbir dibaca empat hari berturut-turut tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.
Anjuran membaca takbir di hari Raya Idul Adha dan Idul Fitri dijelaskan dalam hadist.
Menurut penjelasan Imam Syafi'i dari Ibrahim bin Muhammad dari Abu Darda’, Nabi bersabda:
“Barang siapa yang menegakkan (menghidupkan) malam hari raya dengan penuh keikhlasan niscaya hatinya tidak akan mati ketika semua hati mati.“
Bacaan Takbir Hari Raya
Menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad dalam video ceramahnya, takbir Idul Fitri harus dibaca saat malam jelang Idul Fitri batasnya, hingga khatib naik ke atas mimbar pada saat Shalat Idul Fitri.
Sementara takbir Idul Adha dilaksanakan selama 4 hari. Empat hari itu adalah pada 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.
"Bertakbir selama 4 hari, hanya Idul Adha. Sementara Idul Fitri naik khatib di atas mimbar, takbir selesai," jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.
Bacaan takbir singkat, umumnya dibaca:
اللهُ اكبَرْ
Allāhu akbar,
اللهُ اكبَرْ
Allāhu akbar,
اللهُ اكبَرْ
Allāhu akbar.
لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر
Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.