Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan

Kondisi Anak Kiai Jombang Dijebloskan ke Sel Isolasi Tak Boleh Dikunjungi, Begini Suasanya Penjara

Berikut ini kondisi anak kiai Jombang, Much Subchi Azal Tzani ( MSAT) tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati Ponpes Shiddiqiyah Ploso.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Iksan Fauzi
Kolase Ist/Shutterstock
Kondisi anak kiai Jombang usai ditangkap Polisi dan dijebloskan ke sel isolasi Lapas Medaeng, kini tak boleh dikunjungi keluarga. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Berikut ini kondisi anak kiai Jombang, Much Subchi Azal Tzani ( MSAT) alias Mas Bechi (41) yang menjadi tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati Ponpes Shiddiqiyyah Ploso.

MSAT kini dijebloskan ke sel isolasi selama tujuh sampai 14 hari dan tidak boleh dikunjungi oleh siapapun, termasuk pihak keluarga.

Sebelum dijebloskan ke sel isolasi, proses penangkapan Mas Bechi berlangsung lama, yakni sekitar 15 jam hingga Polda Jatim menurunkan sekitar 600 personel, Kamis (7/7/2022).

Bechi sembunyi di kawasan Ponpes Shiddiqiyyah Ploso yang memiliki luas sekitar 5 heltar dan polisi pun terpaksa menggeledah semua rumah yang ada di sana.

Proses penangkapan tersebut tak mudah. Pasalnya, para santri dan relawan Ponpes Shiddiqiyyah Ploso sempat menghalangi polisi.

Sekitar 300 an orang yang menghalangi polisi pun ditangkap dan diinterogasi, termasuk sopir MSAT bernama Dede.

Dede merupakan orang yang membawa MSAT kabur dari kejaran polisi pada Minggu (3/7/2022).

Baca juga: 4 Jam Anak Kiai Jombang Sembunyi di Ponpes, Kabareskrim Minta Ponpes Dibekukan dan Respons PBNU

Imbas dari tak kooperatifnya MSAT dan ayahnya, KH Muchtar Mu'thi yang melindungia, Kementerian Agama (Kemenag) pun membekukan izin Ponpes Shiddiqiyyah Ploso. 

MSAT (kiri), proses Penangkapan Anak Kiai Jombang (kanan). MSAT akhirnya Menyerahkan Diri, simak fakta terbarunya.
MSAT (kiri), proses Penangkapan Anak Kiai Jombang (kanan). MSAT akhirnya Menyerahkan Diri, simak fakta terbarunya. (kolase SURYA.co.id)

Kini, kondisi Ponpes Shiddiqiyyah Ploso pun sepi ditinggalkan para santrinya. Para orang tua santri menjemput mereka untuk dibawa pulang.

Berikut rentetan penangkapan MSAT dan setelahnya dilaporkan oleh reporter SURYA.co.id.

Setelah 15 jam dikepung ratusan polisi, akhirnya MSAT ditangkap di rumahnya sekitar pukul 23.30 WIB.

Setelah itu, MSAT dibawa ke Polda Jatim untuk diperiksa, kemudian sekitar pukul 04.00 WIB dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Medaeng.

Di Lapas Medaeng, MSAT langsung dimasukkan ke dalam sel isolasi bersama tahanan lain.

Sel isolasi adalah sel untuk perkenalan tersangka yang ditahan agar menyesuaikan diri dengan tahanan lain.

Menurut Kanwil Kemenkumham Jatim, pihaknya tidak memberikan keistimewaan kepada MSAT.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved