Berita Bisnis
Isuzu Bukukan 22 SPK Dengan 383 Unit Saat Gathering Customer di Surabaya
Customer Gathering Isuzu berhasil membukukan 22 Surat Pemesanan Kendaran dengan jumlah unit mencapai 383 buah kendaraan.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYA.CO.ID|SURABAYA - Kegiatan Customer Gathering Isuzu Indonesia yang digelar di Surabaya berhasil membukukan 22 Surat Pemesanan Kendaran (SPK) dengan jumlah unit mencapai 383 buah kendaraan.
Hal ini karena para undangan yang hadir adalah para pengusaha angkutan logistik yang memiliki kebutuhan armada dalam jumlah banyak.
Dua di antara customer yang hadir dan mencatatkan SPK adalah Andrew dari PT Superior Persada Sejahtera dan Michael Soegyanto dari PT Tanjungsari Prima Santoso.
Keduanya tampil diatas panggung untuk menerima secara simbolis kunci unit truk hasil dari SPK, dengan masing-masing Andrew berupa Isuzu seri Elf dan Michael Isuzu seri Giga.
"Saya sengaja beli banyak karena memang sedang ada program peremajaan kendaraan di perusahaan," kata Andrew.
Michael juga senada mengungkapkan alasannya, termasuk karena mesin Isuzu Giga yang juga telah sesuai dengan Euro IV.
"Tentunya kami ingin unit angkutan kami juga bisa mengikuti aturan pemerintah, sehingga saat melakukan tugasnya, lebih aman dan nyaman," tambah Michael.
Customer Gathering yang digelar Isuzu ini merupakan yang pertama setelah dua tahun vakum karena pandemi.
Bambang Satrio W, Central Java & DIY, East Java & NT Region Manager, mengatakan, pemulihan ekonomi ini membawa angin segar bagi penjualan otomotif terutama segmen niaga.
"Ekonomi sudah mulai pulih, semua sektor industri mulai bergerak, dan kami telah siap dengan mesin yang siap ikuti kebijakan Euro IV, untuk mendukung kebutuhan angkutan," ungkap Bambang.
Karena itu, pihaknya optimis penjualan segmen Niaga Isuzu bisa tumbuh lebih positif di tahun 2022 ini.
Bagi pasar Jatim dan Bali, Arif Rachmawan, Regional Manager Jatim Bali, menambah, penjualan di wilayah Jatim dan Bali cukup memberi kontribusi yang besar secara nasional.
"Terutama untuk segmen angkutan logistik dan kargo. Penjualan kami berada di nomor 2 setelah DKI Jakarta," jelas Arief.
Terkait pencapaian SPK dan unit yang terjual dalam customer gathering tersebut, diakui Arief karena memang market share Isuzu sedang tumbuh.
"Kami juga agresif mengenalkan teknologi mesin yang sudah bisa mengikuti Euro IV, namun tidak menjadi beban. Diantaranya karena jaringan after sales kami juga telah siap," beber Arief.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/customer-gathering-isuzu-indonesia-di-surabaya.jpg)