Curhatan Istri di Jambi yang Tertipu Suami Ternyata Wanita, Sempat Ditenggelamkan di Sungai

Terungkap fakta baru dari curhatan istri di Jambi berinisial NA nyaris nyawanya hilang ketika ditenggelamkan suaminya yang ternyata wanita, Erayani.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Istimewa
Istri di Jambi dan wanita yang menjadi suaminya, Erayani. Kanan : ilustrasi pernikahan. 

"Saya telah berhubungan layaknya suami istri, akan tetapi saya tidak tahu bahwa yang saya tiduri itu adalah seorang perempuan."

"Mata saya ditutup pakai pashmina," beber NA.

Bahkan, sehari-hari saat keluar dari kamar mandi, Er selalu berpakaian lengkap.

4. Pelaku Sempat Niat Bunuh NA

Kini fakta terbaru diungkap NA selaku korban ternyata sempat ingin dihabisi nyawa Erayani.

Dilansir dari akun twitternya @fashionkustyle, NA menyebut Erayani menyuruhnya berenang di air sungai lematang yang deras.

"Baru sadar bahwa pelaku hendak menghilangkan nyawa saya. Lalu pd tgl 1 januari 2022 pelaku menyuruh saya mandi di aliran sungai lematang. Pada saat itu saya menurut saja. Lagi lagi allah masih melindungi saya, waktu itu saya mendengar pelaku mendapat telpon utk menyuruh saya maju," tulis NA di akun

Lebih Jauh NA mengatakan, padahal dirinya diketahui tidak bisa berenang tetapi dipaksa ke aliran sungai lebih dalam.

NA menduga jika Erayani hendak membuatnya hanyut terbawa aliran arus sungai Lematang deras.

"Kealiran sungai yg lebih dalam. Note, saya tdk bisa berenang. Pd saat itu saya pegang tangan pelaku dg kencang agar saya tdk hanyut terbawa arus. Jujur sya ada bukti video namun tdk bisa di upload disini. Setelah itu saya dikurung selama 4bln dirumah temannya tanpa boleh," tulisnya.

5. Terbongkar dari Kecurigaan Ibu Korban

Kasus ini terbongkar setelah ibu korban mencurigai gelagat menantunya.

Pelaku yang mengaku sebagai dokter kerap meminta sejumlah uang dengan alasan untuk membeli obat ayah korban.

"Pernah minta Rp 50 juta, terus emas sampai saya jual dan tabungan saya juga saya kasih, sampai total Rp 300 juta dan itu katanya buat perawatan ayah saya," ucap korban.

Namun, beberapa bulan tinggal satu rumah di Jambi, korban tidak melihat obat-obatan yang diberikan kepada ayahnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved