KKB Papua

BIODATA Brigjen TNI Yusuf Ragainaga yang Tak Mau Ada Lagi Oknum TNI Jual Amunisi ke KKB Papua

Berikut profil dan biodata Brigjen TNI Yusuf Ragainaga yang tak mau ada lagi oknum TNI jual amunisi kepada KKB Papua.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
kolase Tribun Manado
Brigjen TNI Yusuf Ragainaga yang Tak Mau Ada Lagi Oknum TNI Jual Amunisi ke KKB Papua. Simak profil dan biodatanya. 

Lebih lanjut ditegaskan Kasdam, seluruh pimpinan dan komandan satuan supaya bertanggungjawab memastikan pengunaan senjata dan amunisi harus sesuai prosedur, begitu juga gudang senjata yakinkan administrasi serta pengamanan pengunaan senjata dan munisi jangan sekali-kali ada kekeliruan, semua harus tercatat dan diawasi dengan benar.

“Para Dansat agar lakukan pemeriksaan sampai dengan kepada satuan jajaran paling bawah yang menggunakan senjata.

Ini penting karena penjualan munisi tidak sebanding dengan apa yang kita jual dan konsekuensinya dipecat sehingga dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang terdekat,” ucap Kasdam, melansir dari Dispenad.

Kasdam berpesan, seluruh anggota harus paham dan mengerti, apapun alasannya tidak boleh menjual munisi ataupun menggunakan senjata dalam skala yang tidak penting yang tidak ada kaitan dengan tugas.

Kalau tak perlu sekali lebih baik tidak usah resikonya berat, " ucap putra asli Papua ini.

Berikutnya, Kasdam juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaaga kesehatan, serta memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif.

“Rajin-rajinlah berolahraga, segera berobat, dan jangan lupa dicek juga perkembangan kesehatannya, kalau kesehtan terjaga tentu tugas pokok tidak terhambat dan lakukan hal positif ,” tegas Kasdam.

Praka AKG jual Amunisi ke KKB Papua

Diberitakan sebelumnya, hanya demi Rp 2 juta, oknum prajurit TNI, Praka Asben Kurniawan Gagola (Praka AKG) nekat mengkhianati negara. 

Praka AKG menjual amunisi yang dipakai oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. 

Tak sekali, Praka AKG menjual amunisi hingga dua kali. 

Pertama, amunisi yang dijual sebanyak lima butir.

Lalu yang kedua kali, lima butir lagi dijual kepada seseorang bernama Jhon Sondegau.

Tiap butir amunisi, dibanderol dengan harga Rp 200 ribu. 

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman mengatakan, Praka Asben Kurniawan Gagola ditangkap pada Selasa (7/6/2022) sore, di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved