Berita Surabaya

Kodam V/Brawijaya Bangun Tanggul Penahan Jalan di Kampak Trenggalek

Kodam V/Brawijaya melalui Satgas TMMD 113 Kodim 0806/Trenggalek, bahu-membahu, mengerjakan Tanggul Penahan Jalan di Kampak Trenggalek

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
Kodam V/Brawijaya
Kodam V/Brawijaya melalui Satgas TMMD 113 Kodim 0806/Trenggalek, bahu-membahu, mengerjakan Tanggul Penahan Jalan (TPJ), Desa Timahan, Kampak, Trenggalek, Kamis (19/05/2022). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Kodam V/Brawijaya melalui Satgas TMMD 113 Kodim 0806/Trenggalek, bahu-membahu, mengerjakan Tanggul Penahan Jalan (TPJ), Desa Timahan, Kampak, Trenggalek, Kamis (19/05/2022).

Para personel tersebut bersama masyarakat setempat bekerja dengan penuh semangat yang disertai ketulusan, gotong-royong dan keikhlasan dalam memasang batu dengan campuran semen yang akan didirikan pondasi penahan jalan.

Sasaran fisik itu bertujuan supaya masyarakat tidak mengalami kesulitan, baik sarana transportasi maupun potensi akses di bidang pertanian, peternakan dan lain sebagainya.

Di samping itu, wilayah tersebut sering dilanda bencana longsor yang disertai dengan hujan deras, sehingga mengakibatkan kerusakan terhadap beberapa rumah warga.

Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Kav Peddy Adi Prasetyo, mengatakan, Pengerjaan TPJ tentunya tidak lepas dari sinergi antara penduduk, TNI, hingga pihak terkait.

"TMMD ini timbul kerjasama dan rasa memiliki. Jadi, apa yang dibangun dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka," ucap Dandim.

Senada dengan Dandim, Sertu Juwanto selaku Personel TMMD 113, berharap, pembangunan tersebut segera diselesaikan sesuai yang telah direncanakan.

"Semoga bisa memberikan efek yang positif bagi warga yang lokasinya menjadi sasaran TMMD. Mengingat, desa ini mempunyai nilai yang strategis," terangnya.

Khususnya, lanjut dia, berkaitan dengan sarana prasarana non fisik dan fisik yang dibangun, maka pastinya memberikan nilai tambah, terutama di bidang pertahanan.

"Harapan saya tentunya Pemerintah Daerah Trenggalek bisa memanfaatkan TPJ. Apalagi di wilayah wilayah pelosok betul betul kami perjuangkan dan diperbaiki akomodasi di wilayahnya dan kemakmuran bisa tercapai," tegasnya.

Salah satu warga setempat, Subroto bersyukur dengan kehadiran Satgas TMMD Kodim 0806/Trenggalek.

Baginya, Dengan dibangunnya TPJ, diharapkan mampu mencegah terjadinya bencana tanah longsor.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Satgas TMMD Kodim 0806/Trenggalek. Dengan adanya pembangunan tanggul ini, diharapkan dapat mengurangi resiko bencana longsor di desa kami,” ucap Subroto.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, menambahkan Pembuatan TPJ bermanfaat sebagai penahan longsor, agar tidak masuk ke rumah masyarakat.

"Memantapkan kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam rangka mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh guna menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas nasional," kata Mayjen TNI Nurchahyanto.

"Serta menggugah kesadaran masyarakat untuk berbudaya gotong royong dan berpartisipasi aktif dalam membangun daerahnya sendiri," sambung dia.

Untuk diketahui Program TMMD ke 113 telah resmi dibuka, Rabu (11/5/2022), dan ditutup pada Kamis (9/6/2022).

Kegiatan tersebut kali ini mengangkat tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI.

Di Provinsi Jawa Timur, setidaknya ada 5 titik lokasi yang menjadi tempat kemanunggalan TNI dalam membangun desa, takni Kecamatan Kampak Trenggalek, Kecamatan Ngrayun Ponorogo, Kecamatan Senori Tuban, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, dan Kecamatan Sepulu Bangkalan.

Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat.

Diharapkan ada percepatan pemulihan ekonomi serta penguatan infrastruktur, yang dapat membantu memperlancar mobilisasi masyarakat sekitar, selaras dengan tema tersebut. 

Jika dibandingkan dengan daerah lainnya, Trenggalek memiliki kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, serta akses lokasi desa sangat sulit dijangkau menjadi pertimbangan dalam TMMD, sehingga menyebabkan masyarakat menjadi terisolir

Menurut Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Kusdi Yuli Suhandra, Sasaran TMMD ke 113 Wilayah Kodim 0806/Trenggalek meliputi rabat jalan dan pavingnisasi jalan desa.

Kemudian, dua desa yang memiliki akses jalan pendekat.

"Tujuannya meningkatkan taraf hidup masyarakat secara mandiri, keamanan wilayah, ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tertanamnya nilai-nilai kebangsaan, budaya hidup bersih dan sehat serta melestarikan kearifan lokal  masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut Kapendam menjelaskan, untuk sasaran fisik, seperti Rabat Jalan RT 16/10 Dusun Gambar Desa Bogoran dan Pembuatan TPJ, Paving Jalan RT 15/09 Dusun Gambar Desa Bogoran dan saluran air.

Kemudian Paving Jalan RT 36/11 Dusun Gambar Desa Bogoran, Paving jalan RT 09/05 Dusun Branjang Desa Bogoran, dan Paving Jalan RT 26/07 Desa Timahan.

"Sasaran tambahan renovasi sembilan rumah masyarakat. Renovasi Masjid Darussalam RT 30/11. Mulai tempat parkir, tempat wudhu, plafon dan pengecatan," paparnya.

"Sasaran Non Fisik seperti Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Membangun Desa Pariwisata, Penyuluhan Pertanian dan Peternakan, Penyuluhan Penanggulangan Bencana, Penyuluhan keagamaan atau pengajian, Penyuluhan Bahaya Terorisme dan Narkoba, Penyuluhan dan Pelayanan KB, Pemutaran Film Nasional, Penyuluhan Kesehatan, dan Kegiatan Olahraga bersama," tuntasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved