Berita Gresik

Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Forkopimda Gresik Terapkan 4 Titik Penyekatan Hewan Ternak

Sebanyak empat titik di Gresik diberlakukan penyekatan hewan ternak agar wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak semakin meluas

Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
Polres Gresik
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz bersama Forkopimda Gresik meninjau pos penyekatan hewan ternak di Panceng, Gresik, Selasa (7/6/2022). Penyekatan ini untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak. 

Berita Gresik

SURYA.co.id | GRESIK - Sebanyak empat titik di Gresik diberlakukan penyekatan hewan ternak.

Penyekatan dilakukan di perbatasan Gresik supaya hewan ternak dari luar kota tidak masuk ke Gresik atau sebaliknya, agar wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak semakin meluas.

Di wilayah selatan, penyekatan di simpang empat Legundi.

Ini merupakan area perbatasan Gresik menuju Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo. 

Kemudian penyekatan di Duduksampeyan, akses ini adalah perbatasan menuju Kabupaten Lamongan. 

Lalu penyekatan di simpang empat Veteran, Kecamatan Kebomas.

Akses masuk Gresik dari arah Surabaya.

Terakhir, penyekatan akses utara di depan Polsek Panceng.

Jalur pantura akses masuk Gresik dari arah Lamongan, Tuban. 

Forkopimda Gresik meninjau satu persatu empat titik penyekatan.

Kendaraan truk yang melintas sempat dicek, ternyata tidak ada kendaraan muat hewan yang melintas. 

Penyekatan ini terus dilakukan mengingat dalam wakti dekat merupakan Hari Raya Idul Adha.

Penyekatan dilakukan hingga perkembangan wabah PMK terbaru. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, empat pos penyekatan ini menindaklanjuti SE Kementerian Pertanian.

Mengingat Kabupaten Gresik salah satu terdeteksi PMK. 

"Agar penyebaran tidak meluas," ujarnya. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz jika ada yang masih nekat kendaraan hewan ternak dari luar kota dibatasi.

Pasar hewan ditutup dahulu sementara. 

"Kalau terpaksa harus ada surat dari dinas terkait. Kita laksanakan penyekatan agar PMK segera teratasi," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved