Sidang Sekolah SPI

UPDATE Sidang Lanjutan Dugaan Pelecehan Seksual JE Pendiri Sekolah SPI Batu, BAP Bocor Via WA

"Kami kaget. BAP menyebar melalui WhatsApp. Itu terungkap di fakta persidangan. Bahwa BAP sempat bocor dan tersebar. Ini kan lucu," ujar Jeffry.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Kuasa hukum JE, Jefry Simatupang mempertanyakan BAP sampai bocor via WA. 

SURYA.CO.ID I MALANG - Sidang lanjutan dugaan pelecehan seksual dengan terdakwa JE, pendiri Sekolah Selamat Pagi (SPI) Batu ada yang janggal dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Kamis (2/6/2022).

Hal tersebut diungkap kuasa hukum JE, Jeffry Simatupang yang mempertanyakan fakta persidangan yang menurutnya janggal.

"Sidang kali ini dengan dua saksi, diduga BAP (Berita Acara Pemeriksaan) bocor," tegas Jeffry pada awak media usai sidang.

Dua saksi yang dihadirkan berinisial FV dan CA. Keduanya adalah siswi di Sekolah SPI.

Menurut Jeffry, yang namanya BAP tidak boleh dimiliki oleh siapapun.

Kecuali berkas perkara untuk terdakwa. Sementara BAP tersebut malah menyebar melalui WhatsApp.

"Kami kaget. BAP menyebar melalui WhatsApp. Itu terungkap di fakta persidangan. Bahwa BAP sempat bocor dan tersebar. Ini kan lucu," ujar Jeffry.

Pihaknya juga mempertanyakan bagaimana bisa BAP itu menyebar.

Pasalnya, BAP itu bisa dimanfaatkan saksi sebelum memberikan keterangan di persidangan.

"Kenapa BAP itu bisa menyebar. (saksi) sebelum bersaksi bisa baca BAP-nya. Jadi apa yang disampaikan di persidangan ini sudah berdasarkan BAP yang bocor. Itu perlu kami pertanyakan. Sebab BAP itu rahasia negara. Harusnya BAP tidak boleh dikirim melalui WhatsApp," tegasnya.

Terpisah, JPU Edi Sutomo tidak mengomentari bocornya BAP yang bocor.

Edi hanya menjelaskan sidang lanjutan kali ini menghadirkan dua saksi untuk dimintai kesaksiannya.

"Keterangan (saksi) akan memperkuat berkas perkara," ujarnya.

Edi menambahkan, untuk sidang selanjutnya ditunda pada Senin, 6 Juni 2022. "Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli," terangnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved