Berita Entertainment
Akhirnya Terungkap Alasan Nagita Slavina Nekat Masukkan Rafathar ke Pesantren, Bukan Hukuman
Beberapa waktu lalu, anak pertama Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Rafathar Malik Ahmad diketahui tengah berada di pesantren. Ternyata ini alasannya.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Beberapa waktu lalu, anak pertama Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Rafathar Malik Ahmad diketahui tengah berada di pesantren.
Namun, tak diketahui pasti apa alasan Nagita Slavina dan Raffi Ahmad nekat memasukkan Rafathar ke pesantren.
Sementara dalam video terbaru di Youtube YouTube CXO Media, akhirnya Nagita Slavina membeberkan alasannya.
Di hadapan Putri Tanjung, Gigi-sapaan akrab Nagita Slavina, merasa memiliki anak laki-laki berusia 6 tahun itu merupakan sebuah tantangan.
Sebab, diakui Gigi, Rafathar seringkali menunjukkan sikap berontak.
"Mungkin di satu sisi Rafathar kan sekarang enam tahun, kalau gue tanya beberapa teman gue, mungkin fasenya lagi rebellious (suka berontak) banget," kata Nagita dikutip dari YouTube CXO Media.
"Pokoknya apa yang kita bilang, dia pasti jawab enggak. Dan pokoknya lumayan challenging. Apalagi makin ditambah lagi punya adek, bukan dia benci adeknya, cuma ya lebih gitu lah, lebih challenge ibu bapaknya," sambung Nagita.
Sampai suatu ketika, Raffi dan Nagita justru sempat ditantang oleh Rafathar yang akhirnya membuat mereka memutuskan benar-benar harus mengirim Rafathar ke pesantren.
"Suatu saat karena enggak nurut, dimarahin papanya, terus papanya pura-pura nelepon pesantren, 'iya ini Rafathar mau dimasukin aja ke pesantren,'" kata Nagita menirukan ucapan suaminya.
"Dia (Rafathar) bilang 'ah paling pura-pura'," gitu. Nantangin. Jadi kayaknya boleh lah sekali-sekali dicoba, supaya kita enggak dianggep kayak gitu terus," lanjut Nagita sambil tertawa.
Walaupun hanya sehari mengirim Rafathar ke pesantren, Nagita mengaku sudah memberikan pengertian untuk putranya tentang tujuan mengirimnya ke pesantren.
"Tapi aku selalu bilang sama dia, mama masukin (ke pesantren) bukan hukuman, tapi supaya Aa' belajar jadi lebih baik," ujar Nagita.
Karena hanya satu hari, Nagita juga tidak bisa menemukan perbedaan besar dari sikap Rafathar.
"Lumayan, namanya anak kecil butuh beberapa puluh kali untuk akhirnya dia mengerti, katanya gitu kan," ucap Nagita.
Hanya ada sedikit perubahan yang kemudian Nagita contohkan ketika mengingatkan Rafathar untuk tidak marah-marah saat sedang berbicara.