Berita Blitar

Bisnis Jual Beli Sepatu Seken Branded, Pria di Blitar Ini Raup Omzet Puluhan Jutaan Rupiah per Bulan

Pria di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini bisa mendapat uang puluhan juta rupiah dari hasil bisnis jual beli sepatu seken impor branded.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Ahmad Khoirul Anammenunjukkan sepatu seken branded yang dijual di tokonya, Kamis (26/5/2022). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Ahmad Khoirul Anam (29) bisa mendapat uang puluhan juta rupiah dari hasil bisnis jual beli sepatu seken impor branded. 

Dalam sebulan, bapak satu anak asal Desa Bendo Tugurante, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar itu bisa menjual 20 pasang sampai 25 pasang sepatu bekas merek terkenal. 

Sejumlah sepatu dengan merek terkenal seperti Nike, Adidas, Puma dan New Balance tertata rapi di rak dinding rumah Anam, Jalan Raya Blitar-Kediri, tepatnya Desa Bendo Tugurante, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Kamis (26/5/2022). 

Ruangan rumah yang sebelumnya dipakai sebagai garasi itu disulap menjadi etalase untuk memajang sepatu bekas impor bermerek. 

"Awalnya, sepatu saya taruh di lantai. Setelah saya pikir-pikir, ini sepatu bermerek kok hanya diletakkan di lantai, akhirnya saya buat rak dinding agar kesannya lebih menarik," kata Anam. 

Anam mulai menekuni bisnis jual sepatu bekas impor bermerek pada 2021. Awalnya, ia sudah membuka usaha jual beli sepatu futsal dan perlengkapan olah raga. 

"Saya memang hobi sepak bola. Awalnya, saya jualan sepatu futsal dan perlengkapan olah raga. Setahun terakhir ini baru bisnis jual beli sepatu seken branded," kata mantan pemain PSBK Kota Blitar itu. 

Anam memulai bisnis sepatu bekas branded juga tidak sengaja. Sebagai mantan olahragawan, ia gemar mengoleksi sepatu. 

Awalnya, ia membeli sepatu bekas branded secara online untuk koleksi sendiri. 

Berjalannya waktu, ia mengetahui bisnis jual beli barang bekas atau thrift mulai menggeliat di Blitar. 

Ia mencoba memasarkan sepatu bekas bermerek koleksinya secara online dan ternyata laku. 

"Dulu saya beli sepasang-sepasang lewat online untuk koleksi sendiri. Sudah terkumpul 100 pasang. Lalu coba saya jual secara online ternyata laku keras. Dari situ saya mulai terjun ke bisnis jual beli sepatu seken branded," ujarnya. 

Ketika mengawali bisnis sepatu seken branded, Anam sempat bingung mencari barang dalam jumlah banyak. 

Lewat kenalan, ia mendapat informasi tempat kulakan sepatu bekas branded dari Sumatra. Ia mencoba menghubungi penjualnya dan langsung kulakan satu karung sepatu seken branded. 

"Waktu itu saya transfer uang Rp 40 juta dapat satu karung berisi 100 pasang sepatu. Saya sempat khawatir karena belum kenal dan komunikasi lewat online. Ternyata dua minggu setelah transfer, barangnya datang," katanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved