Selasa, 5 Mei 2026

Berita Malang Raya

Wisata Religi Kota Batu Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Pemerintah Kota Batu kedatangan tamu dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
KJRI Penang diwakili oleh Pejabat Fungsi Ekonomi, Aryadi Ramadhan (kanan) memberikan keterangan setelah menggelar pertemuan bersama Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso (tengah). 

Konon, patung yang berada di Gereja Katolik Paroki Gembala Baik itu adalah salah satu dari tiga patung yang ada di dunia.

"Wisatawan mancanegara sudah terbiasa dengan wisata buatan dan alam, tapi kalau wisata religi ini menjadi keunggulan tersendiri di Kota Batu," paparnya.

Aryadi memaparkan, wisatawan yang datang ke Indonesia dari Malaysia didominasi oleh orang-orang Melayu.

Mereka datang tidak sekadar untuk berwisata semata, tapi juga berbisnis.

Kondisi tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian warga di kawasan industri pariwisata.

"Kalau ke Indonesia, tidak hanya berwisata tapi juga berbisnis. Harapan kami, masyarakat berbisnisnya bisa berkunjung ke Jawa Timur. Secara umum kami ingin menggali potensi yang selama ini tidak diketahui masyarakat Malaysia," katanya.

KJRI Penang membawa serta dua orang jurnalis dari Malaysia.

Mereka diharapkan bisa melaporkan potensi wisata di Jawa Timur kepada masyarakat Malaysia melalui medianya masing-masing.

Kata Aryadi, secara umum, ada 2.58 juta masyarakat Malaysia yang ke Indonesia.

"Dengan adanya jurnalis yang kami bawa, mereka bisa mengekspor potensi yang ada. Kami harapkan, Malaysia juga bisa menjadi pasar ekspor apel dari Kota Batu," paparnya.

Kata Aryadi, masyarakat Penang suka berwisata ke tempat yang dinging.

Di Malaysia bukan tidak ada tempat berbukit seperti di Kota Batu, tapi udaranya tidak sesejuk di Kota Batu.

Oleh sebab itu, Kota Batu menjadi daya tarik wisatawan asal Penang.

"Kalau di Malaysia ada Genting Highland, tapi udaranya tetap panas. Kalau di sini, tidak bisa dikecilkan AC-nya. Saya kira potensi Kota Batu sangat tinggi untuk menarik wisatawan dari Malaysia," ungkapnya.

Setelah menggelar pertemuan di Balaikota Among Tani, para tamu dari Malaysia mengikuti kegiatan pariwisata ke pusat bunga di Desa Sidomulyo, dilanjutkan ke kawasan wisata alam Brakseng di Desa Sumber Brantas.

Sebenarnya tidak hanya dari Malaysia, perwakilan dari Australia juga akan berkunjung ke Kota Batu.

Hanya saja kedatangan mereka tidak bersama dengan para tamu dari Malaysia. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved