PANTESAN Jenderal Andika Perkasa Masuk Radar Nasdem Sebagai Capres, ini Penjelasan Pengamat

Pantas saja Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam radar partai Nasdem sebagai nama Calon Presiden (Capres) Pilpres 2024.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa
Jenderal Andika Perkasa. Ia masuk dalam radar partai Nasdem sebagai nama calon presiden di Pilpres 2024. 

SURYA.co.id - Pantas saja Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam radar partai Nasdem sebagai nama Calon Presiden (Capres) Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menjelaskan alasan di balik hal itu.

Diketahui, nama Jenderal Andika Perkasa secara mengejutkan masuk ke dalam radar Partai Nasdem sebagai salah satu calon presiden (capres) yang akan diusulkan kepada Ketua Umum Surya Paloh.

Lantas, apa alasan Partai Nasdem melirik menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono itu untuk diusung menjadi capres di Pilpres 2024?

Menurut pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno, Andika Perkasa merupakan salah satu tokoh yang berpotensi untuk menang dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Andika belakangan mulai muncul di radar survei yang dinilai potensial maju Pilpres.

Muda, fresh, dan punya latar belakang pendidikan militer yang mentereng.

Itu artinya, ke depan elektabilitas Andika sangat mungkin naik," kata Adi kepada Kompas TV, Jumat (6/5/2022). 

Padahal, kata dia, Andika tak pernah kelihatan melakukan kampanye politik seperti membuat baliho, spanduk, deklarasi relawan, dan lainnya.

"Andika juga relatif diterima semua kalangan dan sejauh ini belum ada resistensi dari pihak manapun," ujarnya.

Ia menilai, posisinya sebagai panglima TNI memang sangat seksi dan jadi magnet politik elektoral.

"Dalam berbagai survei yang dilakukan Parameter Politik, capres dengan latar belakang militer masih diminati publik, salah satunya Andika Perkasa, di luar nama Prabowo dan AHY.

Andika 'barang bagus' untuk komoditas Pilpres. Portofolio politiknya masih sangat mungkin bisa 'diolah," ujar Adi.

Selain itu, basis pemilih Nasdem sepertinya beririsan dekat dengan sosok Andika yang dinilai nasionalis. Sehingga, Nasdem kepincut karena tak ada resistensi dari dalam.

"Andika juga sepertinya diyakini akan memberikan efek ekor jas bagi Nasdem di Pemilu 2024.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved