Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
UPDATE KASUS SUBANG: Pertemuan Tak Terduga Yosef dan Danu, Sikap Salah Satu Kubu Bikin Heran
Dua pihak yang saat ini sedang berkonflik dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, yakni Yosef dan Danu tiba-tiba bertemu.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
Kuasa hukum Yosef dan Yoris, Rohman HIdayat kembali mengungkit soal sikap Danu yang tak mau tanda tangan berita acara pemeriksaan (BAP).
Menurut Rohman itu terjadi sebelum Danu didampingi kuasa hukum dari ATS Law Firm dan setelah klarifikasi pemeriksaan anjing pelacak,
Rohman mengaku mendapat informasi bahwa Danu tidak mau tanda tangan BAP itu dari Yoris.
Dari hal tersebut, Rohman mengaku merasa heran karena Polres Subang membiarkan ada saksi yang memberikan keterangn tidak pasti.
“Dari situ lah pertanyaan saya, kenapa Polres Subang saat itu membiarkan ada orang memberikan keterangan tidak benar,”
“Padahal kan ini proses demi keadilan, gak boleh dong orang memberikan keterangan begitu saja, menarik keterangannya atau tidak mau menandatangani,” ujarnya dikutip dari channel youtube koin seribu 77.
Rohman mengaku dari tahapan pemeriksaan itu saja pihaknya merasa heran.
“Ini ada apa penyelidikan di Polres Subang itu begitu rumit,” ucapnya.
Bahkan saking rumitnya, hingga akhirnya kasus Subang diambil alih oleh Polda Jabar.
Lalu keterangan apa yang tidak mau ditandatangani Danu?
Keterangan saat BAP yang ditarik kembali tersebut saat Danu menyebut Yosef dan Mimin Mintarsih.
Hal ini sebenarnya sempat diungkap kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat.
Saat itu, Rohman Hidayat mengungkap alasan Yoris pecah kongsi dari Danu dalam pendampingan hukum oleh kuasa hukum sebelumnya, Achmad Taufan.
Rohman Hidayat menyinggung saksi Danu yang sering memberikan keterangan berubah-ubah.
Ia menyebut keterangan yang diberikan Danu terkesan mengarang.