Jumat, 8 Mei 2026

Berita Lumajang

Tabrak Polisi Lumajang Pakai Motor saat akan Ditangkap, 2 Begal Sadis Ditembak

Diduga keranjingan sabu-sabu, dua pemuda asal Kecamatan Sukodono, Lumajang, akhirnya memilih menjadi pelaku kriminal begal.

Tayang:
Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
tony hermawan/surya.co.id
Dua begal di Lumajang saat menahan sakit karena kakinya ditembus timah panas polisi. 

Berita Lumajang

SURYA.co.id | LUMAJANG - Diduga keranjingan sabu-sabu, dua pemuda asal Kecamatan Sukodono, Lumajang, akhirnya memilih menjadi pelaku kriminal begal.

Saat beraksi, kedua begal ini suka membawa senjata tajam celurit dan terkenal sadis untuk melumpuhkan korban-korbannya.

Polisi berhasil memberangus mereka pada Rabu malam (27/4/2022) dan harus menembak kaki kedua begal ini.

Kedua begal ini bernama Ahmad Yusron dan Fathoni yang merupakan kawan akrab.

Ahmad Yusron adalah warga asal Desa Selogondang, Kecamatan Sukodono.

Sedangkan, Fathoni warga Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sukodono.

Fathoni merupakan seorang residivis kasus begal yang pernah keluar penjara pada tahun 2019 lalu.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menyebut, komplotan ini kerap beroperasi di sekitaran wilayah Senduro.

Di dua TKP terakhir beraksi di sekitar hutan jati, di Desa Sari Kemuning.

Komplotan ini terbilang sadis.

Cara mereka mengancam dengan mengalungi celurit korban-korbannya.

"Kalau korbannya melawan, mereka akan menyabetkan senjata tajam,” kata Darmawan.

Polisi memburu duo begal atas rentetan kasus 4 April lalu. Ahmad Yusron dan Fathoni mulanya, mengendarai motor Satria FU berboncengan di sekitaran hutan bambu di Senduro.

Mereka kemudian memepet dan mengancam korban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved