Berita Probolinggo

Ribuan Jemaah Ikuti Pengajian Akbar Peringatan Nuzulul Quran yang Digelar Pemkot Probolinggo

Pengajian Akbar Peringatan Nuzulul Quran 1443 Hijriah di Kota Probolinggo, kehadiran KH Achmad Anwar Zahid ditunggu-tunggu masyarakat.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Danendra Kusumawardana
KH Achmad Anwar Zahid saat memberikan tausiah di Masjid Agung Raudlatul Jannah, lokasi digelarnya Pengajian Akbar Peringatan Nuzulul Quran 1443 Hijriah di Kota Probolinggo, Rabu (20/4/2022). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar Pengajian Akbar Peringatan Nuzulul Quran 1443 Hijriah, Rabu (20/4/2022).

Dalam kegiatan yang di gelar di Masjid Agung Raudlatul Jannah itu menghadirkan penceramah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Najah Kabupaten Bojonegoro, KH Achmad Anwar Zahid.

Tampaknya, kehadiran kiai Anwar ditunggu-tunggu masyarakat Kota Probolinggo. Mereka antusias datang ke masjid maupun menonton via daring melalui akun media sosial Pemkot Probolinggo. Bila ditotal jumlahnya mencapai ribuan.

Kiai Anwar menyampaikan ceramah dibalut dengan gurauan khasnya. Tak pelak, hal tersebut mengundang gelak tawa jemaah.

Dalam ceramah kali ini, Kiai Anwar mengusung topik tausiah tentang tiga keunggulan bulan Ramadan.

Keunggulan tersebut, yakni sebagai bulan yang dipilih oleh Allah SWT menjadi bulan diturunkannya Alquran.

Kedua, sebagai bulan yang memiliki ibadah khusus yakni puasa Ramadan dan bulan yang memiliki 1 malam yang istimewa yaitu malam Lailatul Qadar.

"Saya ingin menguraikan beberapa hal, setidaknya bulan Ramadan ini memiliki tiga keunggulan yang tidak terdapat pada bulan-bulan yang lain," katanya.

Tak hanya itu, di sela-sela ceramah, dia mengapresiasi Pemerintah Kota Probolinggo yang telah menetapkan anggaran khusus untuk memuliakan para penghafal Alquran.

"Saya salut, Pak wali kota luar biasa. Ini bentuk memuliakan hafidzul Quran. Para hafidzul Quran di Kota Probolinggo ini ada anggaran rutin untuk hafidzul Quran," terangnya.

Ia berpesan kepada jemaah yang hadir untuk tak sekedar membunyikan Alquran. Melainkan, membaca, memahami dan mengamalkannya.

Di sisi lain, ustaz kelahiran Bojonegoro itu pun mengamati adanya fenomena turunnya kualitas ibadah di penghujung bulan Ramadan. Untuk itu dirinya menekankan para jemaah agar selalu menguatkan iman dan takwa.

"Nah iman itu penting, iman itu pondasi utama dalam kehidupan, iman itu sangat penting, siapapun kalau dasarnya iman mesti jadi orang baik," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin berharap melalui pengajian akbar ini, masyarakat dapat mengambil hikmah sebagai modal pedoman hidup.

"Kita ikuti, kita simak bersama tausiah, mudah-mudahan bisa kita petik hikmahnya dan bisa menjadi pedoman untuk kehidupan kita sehari hari," pungkasnya.

Pemkot Probolinggo menerapkan protokol kesehatan ketat saat kegiatan pengajian dilaksanakan. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved