Malam Lailatul Qadar Kapan? Penjelasan Ulama Tentang Waktu Istimewa di Bulan Ramadan Lengkap Amalan
Malam Lailatul Qadar kapan? Lengkap amalan malam lailatul qadar menurut penjelasan ulama.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Malam lailatul qadar adalah satu waktu istimewa di Bulan Ramadan.
Lailatul Qadar juga disebut sebagai satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, seperti yang tertulis di Surat Al Qadr ayat satu sampai tiga.
”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(QS.AlQadr:1-3).
Lantas malam Lailatul Qadar kapan? Mengingat sudah memasuki 10 Ramadan 1443 H/2022 M.
Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya menjalaskan, pandangan ulama menyebut malam Lailatul Qadar terdapat di malam-malam terakhir Ramadan.
"Menurut pandangan ulama, carilah, berusahalah untuk merebutnya di malam-malam terakhir Ramadhan.
Allah tidak beritahu siapa yang dapat lailatul qadar, supaya hati senantiasa rindu selalu beristighfar karena merasa belum mendapat ampunan," jelas Ustadz Abdul Somad.
Hadis Abu Hurairah, dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang lailatul qadar:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901).
Ciri orang yang mendapatkan Lailatul Qadar
Disampaikan Ustadz Abdul Somad dalam cuplikan video tanya jawab yang diunggah di kanal Youtube Mutiara Islam (21/6/2018).
Adapun ciri-ciri atau tanda orang yang mendapatkan malam tersebut menurut penjelasan Ustad Somad yakni terjadi perubahan dari orang tersebut.
Perubahan yang dimaksud, kata Ustad Somad, bukanlah perubahan fisik melainkan perubahan perilaku.
"Seperti apa orang yang mendapatkannya? Ada perubahan. Bukan setelah dapat lailatul qadar jadi tukang ngomong, 'Alhamdulillah kemarin saya dapat lalilatul qadar. Begitu saya turun mau ambil wudhu saya lihat semua pohon-pohon bambu rebah, tumbang," ujar Ustad Abdul Somad.