Berita Surabaya

Rumah Sakit Ubaya Masuki Tahap Topping Off

Pembangunan Rumah Sakit Universitas Surabaya direncanakan tuntas di akhir tahun 2022.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Istimewa
Seremonial Topping Off diwakili oleh (dari kiri) Prof Ir Joniarto Parung MMBAT PhD, Iman Nugraha, Agus Wibisono , Prof Dr dr Rochmad Romdoni, Anton Prijatno, Dr Ir Benny Lianto, Drs Darmo Handojo Apt, Prof Drs Ec Wibisono Hardjopranoto MS, Drs Husni, Kamis (7/4/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pembangunan Rumah Sakit Universitas Surabaya direncanakan tuntas di akhir tahun 2022, saat ini RS Ubaya memasuki tahap topping off, Kamis (7/4/2022) sore di RS Ubaya.

Momen seremoni ditandai menekan air horn dan peletakan semen cor terakhir sebagai simbol penyelesaian (finishing) konstruksi pembangunan rumah sakit.

Seremonial topping off diwakili oleh sembilan pimpinan di lingkup Ubaya serta RS Ubaya,

Dr Ir Benny Lianto MMBAT, Rektor Ubaya pun menjelaskan bahwa progress pembangunan RS ini berjalan dengan lancar dan cepat.

Hal ini tidak lepas dari partisipasi dan kerja keras semua pihak yang terlibat.

"Koordinasi tidak mudah. Tantangan tidak mudah. Saya juga berterima kasih kepada warga sekitar, khususnya karena memberikan izin pekerjaan ini sampai malam hari sehingga progressnya cepat," ungkap Benny.

Benny menyebut proyek fisik RS ini sudah dilaksanakan tahun lalu dari bulan Mei dan diharapkan soft-opening pada bulan Desember 2022 dijalankan.

"Saat ini progress RS Ubaya mencapai 40-45 %. Secara konstruksi, pengecoran struktur beton sudah sampai tahap terakhir,"urainya.

Hal teknis yang akan digarap selanjutnya adalah plumbing, instalasi gas medis, instalasi listrik, dan lain-lain.

Pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan koordinasi intensif antara Fakultas Kedokteran Ubaya serta Hermina Group untuk mempersiapkan peralatan kesehatan medis dan umum, serta rekrutmen tenaga ahli.

Berlokasi di samping lapangan parkir Ubaya Kampus Tenggilis (Jalan Raya Panjang Jiwo Permai), gedung rumah sakit tipe B dengan luas bangunan 28 ribu m2 ini terdiri dari sembilan lantai dengan kapasitas kurang lebih 320 bed.

"Nantinya, RS Ubaya akan diperlengkapi dengan fasilitas penunjang pembelajaran FK Ubaya, seperti ruang diskusi dokter muda, ruang dosen, dan perpustakaan,"lanjutnya.

RS Ubaya juga akan melakukan uji coba sistem sebelum secara resmi beroperasional. Uji coba ini akan dilakukan sesuai dengan aturan pemerintah.

"Keberadaan RS Ubaya diperuntukkan bagi seluruh kalangan. Bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran, mereka dapat memperdalam ilmu medis dengan lebih maksimal,"tegasnya.

Untuk dosen yang menjadi dokter pun dapat menjalankan tiga kegiatan sekaligus, yaitu mengajar, melakukan penelitian, dan pelayanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved