Niat Puasa Ramadan Lengkap Doa Sahur dan Berbuka Puasa, Tulisan Arab dan Artinya
Doa-doa Ramadan tersebut, di antaranya adalah niat Puasa Ramadan, doa sahur serta doa berbuka puasa
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Berikut sejumlah doa yang wajib dan sunnah di baca saat Puasa Ramadan, lengkap dengan dalilnya.
Doa-doa Ramadan tersebut, di antaranya adalah niat Puasa Ramadan, doa sahur serta doa berbuka puasa.
Umat Islam dianjurkan untuk menaati sejumlah aturan ibadah Puasa Ramadan yaitu membaca doa-doa, tidak lain agar puasa yang dikerjakan mendapat Ridho dari Allah SWT, sehingga bernilai pahala.
Niat puasa Ramadhan
Diketahui membaca niat puasa Ramadan hukumnya wajib, sebagaimana dijelaskan hadist:
Diriwayatkan, Nabi bersabda, "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya" (H,R. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah, dari Hafshah).
"Dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: 'Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia diniatkan'.” (HR. Bukhari) [ No. 54 Fathul Bari].
Bacaan niat Puasa Ramadan:
2. نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta‘ālā
Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Waktu membaca niat
Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa imam empat madzhab, Imam Maliki, Syafi'i, Hambali dan Hanafi sepakat membaca niat Puasa Ramadan dilaksanakan pada malam hari atau sebelum adzan subuh.
"Niatnya musti sebelum adzan Subuh," jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah 18 Mei 2020.?
Ustadz Abdul Somad menjelaskan, pendapat fikih yang memperbolehkan baca niat Puasa Ramadan satu bulan penuh adalah Madzhab Maliki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/doa-ramadan-mulai-niat-puasa-ramadan-doa-sahur-hingga-doa-berbuka-puasa.jpg)