Senin, 13 April 2026

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG: Danu Minta Maaf, Arigi Kesal, Yoris dan Yosef Tagih Janji Kapolda Jabar

Menjelang pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, seperti yang dijanjikan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, sejumlah saksi mulai bersuara

Editor: Musahadah
Kolase Tribun Jabar.
Sosok Arigi, sketsa pembunuhan ibu dan anak di Subang dan Muhammad Ramdanu alias Danu. 

SURYA.CO.ID - Menjelang pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, seperti yang dijanjikan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, sejumlah saksi mulai bersuara. 

Terbaru, saksi utama kasus ini Muhammad Ramdanu alias Danu kembali tampil ke publik melalui channel youtube Heri Susanto. 

Di kesempatan itu Danu meyakinkan bahwa apa yang disampaikan di konten yang menyudutkan dia tidak benar. 

Karena itu dia berharap masyarakat bisa memilih hal-hal mana saja yang dianggapnya benar. 

Meski demikian, di bulan Ramadhan, Danu tak lupa memohon maaf untuk masyarakat.

Baca juga: KASUS SUBANG TERBARU, Arigi Buka Suara Jelang Penetapan Tersangka, Kenapa Istri Yoris Tak ke Makam?

"Apabila Danu ada salah kata dan perbuatan yang teman-teman lihat dari konten mana saja.

Mohon teman-teman maafkan, karena manusia tidak luput dari kesalahan.

Lagipula yang disampaikan di konten itu tidak tentu benar," katanya. 

Danu juga mendoakan netizen yang selama ini mendukungnya.  

"Semoga istikhomah, diberikan kekuatan juga dan benar-benar khusyuk (menjalani ibadah Ramadhan)," tukasnya.

Di bagian lain, saksi Arigi, anak Mimin Mintarsih mau bersuara menanggapi janji Kapolda Jabar Irjen Suntana yang akan mengungkap pelaku di bulan Ramadhan tahun ini. 

Arigi berharap janji Kapolda Jabar itu benar-benar terwujud. 

"Semoga penyidik diberi kemudahan mengunglap kasus ini. Pelakunya cepat-cepat ditangkap," ujar Arigi dikutip dari wawancara yang diunggah channel youtube, Heri Susanto, Sabtu (2/4/2022). 

Arigi berharap pelaku nantinya dihukum berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara ini. 

Arigi mengaku selama tujuh bulan kasus ini terjadi, dia berusaha untuk membantu pihak penyidik untuk mengungkap pelakunya meski dia secara pribadi tidak mengenal dua korban, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved