Berita Tulungagung
Lembaga Adat Desa Kendalbulur Tulungagung Gelar Lomba Kembar Mayang
Sebanyak tujuh kelompok dari tujuh RW di Desa Kendalbulur, Boyolangu, Tulungagung, berlomba membuat kembar mayang
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
Berita Tulungagung
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebanyak tujuh kelompok dari tujuh RW di Desa Kendalbulur, Boyolangu, Tulungagung, berlomba membuat kembar mayang, Minggu (27/3/2022).
Mereka berupaya menunjukkan segala bakat seninya dalam memotong dan membentuk janur atau daun kelapa muda.
Mereka adalah peserta lomba kembar mayang yang diadakan Lembaga Adat Sindung Warih desa setempat.
Kembar mayang adalah salah satu kelengkapan adat jawa saat pernikahan.
Disebut kembar, karena jumlahnya dua untuk mengapit pengantin.
"Sebelumnya mengidentifikasi potensi budaya apa, kearifan lokal apa yang mulai terkikis. Salah satunya adalah kembar mayang ini," terang Kades Kendalbulur, Anang Mustofa.
Lanjutnya, kembar mayang biasanya dibuat satu hari sebelum acara temu pengantin.
Saat ini rata-rata pembuatnya adalah warga berusia di atas 60 tahun.
Sementara generasi muda tidak ada yang terlibat, sehingga tradisi ini terancam hilang.
"Jadi kegiatan ini bagian dari regenerasi pembuat kembar mayang. Anak muda bisa terlibat di dalamnya," ucap Anang.
Sebelumnya selama satu tahun Pemdes Kendalbulur melakukan pelatihan pembuatan kembar mayang.
Setelah satu tahun, kini dilombakan yang melibatkan tujuh RW di seluruh desa.
Setiap kelompok terdiri dari tujuh orang, diberi waktu satu jam untuk menyelesaikan kembar mayang.
Penilaian terdiri dari ketepatan waktu, kerapian dan kelengkapan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lomba-kembar-mayang-tulungagung.jpg)