Kamis, 7 Mei 2026

Berita Tulungagung

Lembaga Adat Desa Kendalbulur Tulungagung Gelar Lomba Kembar Mayang

Sebanyak tujuh kelompok dari tujuh RW di Desa Kendalbulur, Boyolangu, Tulungagung, berlomba membuat kembar mayang

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
david yohanes/surya.co.id
Peserta lomba kembar mayang yang diadakan Lemba Adat Sindung Warih Desa Kendalbulur, Boyolangu, Tulungagung. 

Berita Tulungagung

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebanyak tujuh kelompok dari tujuh RW di Desa Kendalbulur, Boyolangu, Tulungagung, berlomba membuat kembar mayang, Minggu (27/3/2022).

Mereka berupaya menunjukkan segala bakat seninya dalam memotong dan membentuk janur atau daun kelapa muda.

Mereka adalah peserta lomba kembar mayang yang diadakan Lembaga Adat Sindung Warih desa setempat.

Kembar mayang adalah salah satu  kelengkapan adat jawa saat pernikahan.

Disebut kembar, karena jumlahnya dua untuk  mengapit pengantin.

"Sebelumnya mengidentifikasi potensi budaya apa, kearifan lokal apa yang mulai terkikis. Salah satunya adalah kembar mayang ini," terang Kades Kendalbulur, Anang Mustofa.

Lanjutnya, kembar mayang biasanya dibuat satu hari sebelum acara temu pengantin.

Saat ini rata-rata pembuatnya adalah warga berusia di atas 60 tahun.

Sementara generasi muda tidak ada yang terlibat, sehingga tradisi ini terancam hilang.

"Jadi kegiatan ini bagian dari regenerasi pembuat kembar mayang. Anak muda bisa terlibat di dalamnya," ucap Anang.

Sebelumnya selama satu tahun Pemdes Kendalbulur melakukan pelatihan pembuatan kembar mayang.

Setelah satu tahun, kini dilombakan yang melibatkan tujuh RW di seluruh desa.

Setiap kelompok terdiri dari tujuh orang, diberi waktu satu jam untuk menyelesaikan kembar mayang.

Penilaian terdiri dari ketepatan waktu, kerapian dan kelengkapan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved