Berita Bisnis
Kolaborasi Iwan Sunito dan Paul Sathio Realisasikan Hunian Bertema Jepang Senilai Rp 5,2 Triliun
Ini merupakan proyek kesekian di Australia dari CEO Crown Group tersebut yang ditargetkan akan selesai pembangunannya pada akhir tahun 2024.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYA.CO.ID|SURABAYA - Pengusaha properti yang lahir di Surabaya, Iwan Sunito melakukan kolaborasi dengan Paul Sathio, mengembangkan hunian Mastery by Crown Group di Sidney Australia.
Ini merupakan proyek kesekian di Australia dari CEO Crown Group tersebut yang ditargetkan akan selesai pembangunannya pada akhir tahun 2024.
Direktur Penjualan dan Pemasaran Crown Group Indonesia, Tyas Sudaryomo, mengungkapkan, setelah diluncurkan pada tahun 2018, Mastery by Crown Group, banyak diminati oleh konsumen Indonesia.
"Mereka tertarik dengan konsep gaya hidup dari Mastery by Crown Group, yang penuh kemudahan," kata Tyas, Senin (21/3/2022).
Lebih lanjut Tyas menyebutkan, gaya desain dari Mastery by Crown Group yang sangat sesuai dengan tuntutan gaya hidup pasca pandemi COVID-19 yang saat ini sangat dicari oleh mayoritas konsumen baik di Indonesia dan Australia.
“Taman komunal yang indah, pusat kebugaran, kolam renang tanpa batas, spa, sauna adalah beberapa fasilitas dari Mastery by Crown Group yang menarik pembeli kami. COVID-19 dengan cepat mengubah keinginan dan kebutuhan akan desain futuristik seperti lebih banyak ruang, elemen alami, dan pengalaman menyeluruh tepat di depan pintu dan saya pikir ini adalah tren desain hunian yang hanya akan semakin penting di masa depan," beber Tyas.
Mastery by Crown Group juga dilengkapi dengan Japanese Eat Street pertama di Australia. Ditambah dengan supermarket Woolworths yang merupakan jaringan supermarket terbesar di Australia, berada tepat di lantai dasar disamping toko-toko ritel lainnya yang akan semakin memberikan kenyamanan dan kemudahan hidup bagi para penghuninya.
Kawasan suburban Waterloo dimana Mastery by Crown Group berdiri merupakan daerah hunian yang sangat populer di Sydney, berjarak hanya sekitar 6 km dari CBD, Waterloo menawarkan sebuah kawasan hunian yang nyaman bagi para penghuninya.
Waterloo menyediakan opsi terbaik bagi mereka yang ingin tetap merasakan gaya hidup urban, sementara menikmati suasana santai khas kawasan suburban.
Menurut Realestate.com.au, kawasan Waterloo paling banyak dihuni oleh Independent Youth (34.6%) dan Maturing & Established Independence (24.6%) dengan rataan harga sewa unit apartemen dengan 2 tempat tidur adalah AU$600 per minggu nya.
“Kami sering menyebut Waterloo dengan sebutan ‘Kawasan Suburban 10 menit’ karena kita bisa mencapai kafe, restoran, pusat perbelanjaan, universitas dan pilihan transportasi publik hanya dengan berjalan kaki, termasuk ke arah Moore Park dan Centennial Park” tambah Tyas.
Mastery by Crown Group diproyeksikan menjadi tengara baru untuk kawasan Waterloo yang akan membawanya ke tahap selanjutnya melalui desain arsitektur dan kemewahan yang menyatu dengan alam dan lingkungan sekitar.
“Ada rencana dari pemerintah NSW untuk membangun stasiun kereta tambahan yang tentu saja ini akan menjadi daya tarik tambahan bagi para pembeli kami yang bertipe investor," papar Tyas.
Belum lagi kawasan Waterloo sangat dekat dengan institusi-institusi pendidikan terbaik di negara bagian NSW seperti University of Sydney, UNSW dan UTS, yang akan sangat convenient bagi mereka yang masih melanjutkan studinya.
Dengan proyeksi Mastery by Crown Group akan selesai dibangun pada tahun 2024, ini juga menjadi keuntungan sendiri bagi para pembeli dari Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/proyek-hunian-mastery-by-crown-group-di-sidney-australia.jpg)