Minggu, 19 April 2026

Berita Surabaya

Dikunjungi BNPT, Begini Cara Polda Jatim Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Skema pencegahan terorisme dan radikalisme itu, disampaikan Nico di hadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, platform informasi berjejaring melalui media sosial (Medsos) menjadi komponen penting yang harus digarap untuk melawan terorisme dan radikalisme.

Oleh karena itu, Polda Jatim akan membentuk sebuah badan yang akan melakukan sejumlah langkah penyaringan dan pengelolaan berita yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat.

Badan yang dimaksud oleh Nico akan berisikan sejumlah stakeholder terkait di tengah masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, PWI dan Pemprov Jatim.

Skema pencegahan terorisme dan radikalisme itu, disampaikan Nico di hadapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar, dalam kunjungan ke Mapolda Jatim, Selasa (15/3/2022).

"Media sosial menjadi bagian penting dalam menghadapi terorisme dan radikalisme, sedangkan polda jatim akan membentuk Badan Pengelolaan Berita (BAPER)," ujar Nico di Selasar Gedung Tri Brata Mapolda Jatim.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan di Kota Madiun Bertambah

Terlepas dari skema pencegahan tersebut. Dalam aspek penegakkan hukum, Polda Jatim telah melakukan serangkaian pendekatan mulai dari pengawasan dan penegakkan hukum.

"Kegiatan yang sudah dilakukan Polda Jatim dalam penanganan radikalisme dan terorisme adalah melaksanakan kegiatan pencegahan, pendekatan, penggalangan dengan melakukan pendekatan, pengawasan dan peningkatan kemampuan serta melakukan penegakan hukum," tegasnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Sasar PKL dan Pedagang Pasar di Kota Batu

Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar berharap, Polda Jatim meningkatan kegiatan pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi idealisme terorisme berbasis kekerasan di Jatim sehingga konstitusi negara dapat terselamatkan.

"Dimohon polda jatim agar membantu BNPT untuk melakukan penguatan media sosial untuk memerangi terorisme dan radikalisme agar tidak dapat mempengaruhi masyarakat," ujar mantan Karopenmas Divhumas Polri itu.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved