Advertorial

Maskapai Garuda Perdana Angkut 220 Jemaah Umrah Melalui Terminal 2 Bandara Juanda

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia perdana melayani penerbangan jemaah umrah dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Istimewa/Garuda Indonesia
Para jemaah umrah yang menjadi penumpang Garuda Indonesia terbang perdana dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo direct langsung ke Madinah, Selasa (15/3/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia, perdana melayani penerbangan jemaah umrah dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Selasa (15/3/2022).

Layanan penerbangan umrah langsung Surabaya - Madinah ini menjadi komitmen berkelanjutan Garuda dalam memastikan hadirnya konektivitas penerbangan tanpa transit bagi calon jemaah umrah dari wilayah asal.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa dilayaninya penerbangan umrah dari Surabaya ini  diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi calon jemaah umrah untuk berangkat melaksanakan ibadah di tanah suci tanpa melalui transit terlebih dahulu di Jakarta.

"Ke depannya kami akan terus memaksimalkan peluang pengembangan jaringan penerbangan langsung untuk layanan umrah dari berbagai wilayah keberangkatan lainnya asal jemaah umrah. Sehingga, aksesibilitas layanan penerbangan umrah akan semakin seamless melalui penerbangan tanpa transit menuju tanah suci," kata Irfan.

Pengoperasian kembali penerbangan umrah dari Surabaya ini, merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk senantiasa berpartisipasi aktif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat. Yang dalam hal ini melaksanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci melalui penyediaan layanan penerbangan yang aman dan nyaman, khususnya di era kenormalan baru saat ini melalui konektivitas penerbangan langsung  dari wilayah asal calon jemaah umrah.

"Beroperasinya layanan penerbangan umrah dari Surabaya ini, juga turut menjadi momentum penting atas langkah berkelanjutan kami dalam mengoptimalkan pasar penerbangan umrah melalui perluasan jaringan penerbangan umrah diberbagai kota besar di Indonesia", ungkap Irfan.

Sejalan dengan berbagai relaksasi kebijakan perjalanan internasional dari dan ke berbagai negara khususnya  Timur Tengah, layanan penerbangan umrah dari Surabaya ini tidak hanya akan dapat menjawab ekspektasi para jemaah terhadap perjalanan ibadah yang aman dan nyaman namun juga dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi Jawa Timur.

"Khususnya bagi pelaku sektor penyedia jasa perjalanan umrah”, tambah Irfan

Pihaknya memahami antusiasme dan kerinduan masyarakat untuk kembali melaksanakan perjalanan ibadah ke tanah suci yang sebelumnya telah terunda selama lebih dari 2 tahun. Karena itu, kami tentunya akan terus memantau perkembangan dan menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan guna untuk memastikan kelancaran perjalanan Ibadah umrah bagi seluruh calon jemaah.

"Hal tersebut tentunya juga kami laksanakan sejalan dengan komitmen kami untuk terus memastikan bahwa seluruh protokol kesehatan terimplementasikan dengan ketat dan konsisten pada seluruh lini opersional penerbangan Garuda Indonesia," beber Irfan.

Dengan dioperasikannya penerbangan umrah dari Surabaya ini, saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan sedikitnya sembilan penerbangan ke Tanah Suci yang dilayani melalui Jakarta dan Surabaya.

Penerbangan perdana umrah dari Surabaya ini, Garuda Indonesia mengangkut sedikitnya 220 calon jemaah umrah melalui penerbangan langsung tanpa transit rute Surabaya - Madinah.

Pelepasan keberangkatan umrah ini dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Muspida Jatim. Sementara dari Garuda, Irfan diwakili Direktur Operasional Rahmat Hanafi.

"Penerbangan umrah dari Surabaya ini melengkapi layanan penerbangan umrah yang dilayani melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, yang sebelumnya telah dibuka kembali pada bulan Januari lalu," tambah Rahmat.

Adapun penerbangan umrah dari Surabaya ini akan dilayani satu kali setiap dua minggu menggunakan armada  Airbus A330-300, dengan kapasitas 24 penumpang kelas bisnis dan 263 penumpang kelas ekonomi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved