Berita Pamekasan
Banjir Terparah 2022, Ada 200 Keluarga di Pamekasan yang Segera Dievakuasi
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meninjau langsung sejumlah rumah warga yang terdampak banjir, Selasa (1/3/2022) sore
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Rudy Hartono
SURYA.co.id |PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meninjau langsung sejumlah rumah warga yang terdampak banjir, Selasa (1/3/2022) sore.
Saat turun ke lokasi, orang nomor satu di Pamekasan tersebut didampingi Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, dan Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Tedjo Baskoro.
Selain itu, tampak pula Kepala Dinas Sosial, Moch. Tarsun, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Mohammad Yusuf Wibiseno, dan Kepala Dinas Perhubungan, Basri Yulianto turut mendampingi.
Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut melihat langsung para korban banjir dengan memberikan semangat agar tabah menghadapi musibah banjir tersebut.
Di samping itu, bupati juga memerintahkan jajarannya untuk segera memberikan bantuan dan mengevakuasi mereka yang membutuhkan.
Kunjungan bupati ke rumah-rumah warga terdampak banjir mendapat sambutan hangat.
Bahkan, salah satu korban banjir di Kelurahan Jungcangcang yang tergolong lanjut usia menangis ketika Bupati Baddrut Tamam melihat kondisi rumahnya yang telah separuh terendam banjir.
Salah satu daerah yang dikunjungi tokoh muda Nahdlatul Ulama ini adalah Kelurahan Jungcangcang, Kelurahan Parteker.
Terakhir, Bupati Baddrut Tamam mengunjungi posko utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di area monumen Arek Lancor untuk memastikan kesiapan penanggulangan banjir.
"Pasabber gi (yang sabar ya)," kata bupati saat memberikan support kepada para korban.
Selain melihat langsung rumah warga terdampak banjir, Bupati Baddrut Tamam juga memantau beberapa saluran air yang meluap.
"Saya bersama pak Dandim dan Kapolres melihat langsung banjir di beberapa kelurahan, hampir ada 200 rumah yang perlu untuk segera dievakuasi," ujar bupati saat diwawancarai awak media.
Pihaknya juga mengaku telah menyiapkan beberapa tempat evakuasi untuk warga, diantaranya rumah dinas wakil bupati, gedung pemuda, posko utama BPBD di Arek Lancor, dan Kantor Kecamatan Pamekasan yang akan dijadikan dapur umum.
"Kita dan TNI Polri sudah bekerja maksimal untuk memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Tahun ini merupakan banjir terbesar di Pamekasan, karena volume hujan dari semalam sampai siang masih cukup deras," paparnya.
Bupati murah senyum ini bersyukur masyarakat dan pihak terkait bahu membahu membantu meringankan para warga terdampak banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bupati-baddrut-hibur-warga.jpg)