Berita Surabaya
Kadin Jatim Minta Stakeholder Terkait Antisipasi Dampak Perang Rusia-Ukraina
Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengingatkan seluruh stakeholder terkait agar bisa menjaga inflasi dalam negeri.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Di tahun 2021 mencapai US$ 310,950 juta atau sekitar 1,4 persen dari total impor Jatim yang mencapai US$ 21,387 miliar.
Adapun komoditas impor dari Rusia di antaranya adalah pupuk, besi dan baja, garam, belerang dan kapur, ikan dan udang, gandum-ganduman, kertas dan karton, senjata dan amunisi serta bubur kayu dan batu serta barang dari kayu.
Sedangkan ekspor non migas Jatim ke Ukraina juga sangat kecil.
Di tahun 2020, ekspor non migas Jatim ke Ukraina mencapai US$ 11,119 juta dan di tahun 2021 mencapai US$ 14,801 juta atau sekitar 0,06 persen dari total ekspor Jatim.
Beberapa komoditas ekspor Jatim ke Ukraina diantaranya adalah alas kaki, kalau dan olahannya, lemak dan minyak nabati/hewani, bahan kimia organik, kertas dan karton, kopi, teh dan rempah, kayu dan barang dari kayu, kendaraan dan bijih logam.
Untuk impor juga kecil, hanya sebesar US$ 297,384 juta atau sekitar 1,3 persen dari total impor.
"Komoditasnya diantaranya gandum-ganduman, besi dan baja, hasil penggilingan, gula dan kembang gula serta kopi, teh dan rempah," pungkas Adik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/adik-refleksi.jpg)