Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG, Pintu Belakang Jadi Kunci Menguak Kasus, Kenapa Pengakuan Yosef Berbeda?
Salah satu fokus perhatian polisi saat ini adalah kondisi pintu belakang rumah korban yang diduga dipakai untuk lewat jasad Tuti Suhartini dan Amalia
Di foto itu tampak Yosef berada di belakang bupati yang tengah memotong tumpeng.
Kuasa hukum Yosef, Fajar Sidik, mengatakan, Yosef mengenal baik sejak dulu dengan Bupati Subang.
"Betul, itu foto Pak Yosef bersama dengan Bupati Subang Ruhimat, Pak Yosef emang kenal baik yah sama Bupati," ucap Fajar kepada TribunJabar.id, Senin (21/2/2022).
Namun, menurut Fajar, di dalam foto yang beredar tersebut Yosef hadir karena diundang disaat acara ulang tahun Kecamatan Jalancagak yang ke-41 pada Rabu (16/2/2022) kemarin.
Pada perayaan ulang tahun Kecamatan Jalancagak tersebut memang turut hadir Bupati Subang Ruhimat yang juga didampingi oleh Camat Jalancagak.
"Tidak ada sangkut pautnya sama kasus kematian Bu Tuti sama Amalia tentunya, Pak Yosef hanya diundang dalam perayaan ulang tahun Kecamatan Jalancagak, dan memang juga di momen itu ada Bupati," katanya.
Kapolda Janji Ungkap Secepatnya

Terpisah, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana kembali buka suara terkait perkembangan kasus Subang.
Ia mengatakan, Direktur Reserse sudah memberikan laporan perkembangan ke arah yang positif.
Menurutnya, dari laporan perkembangan itu diharapkan kasus perampasan nyawa mengerikan itu bisa terungkap dalam waktu dekat.
Hanya saja, lagi-lagi Irjen Suntana tidak memberi batas waktu pengungkapan kasus ini.
"Kasus Subang insya Allah Direktur Reserse sudah melaporkan perkembangannya ke arah positif, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terselesaikan," kata Suntana saat kunjungan di Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi, Jumat (18/2/2022) kemarin.*
Terkait pernyataan Kapolda ini, anak tertua Tuti, Yoris Raja Amanullah mengaku terus menantikan akhir dari kasus kematian dari sang ibu dan adiknya tersebut.
Yoris mengatakan, ia tidak sama sekali meragukan kinerja dari pihak kepolisian dalam mengungkap kasus yang terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu itu.
"Allhamdulilah polisi masih terus bekerja sampai sekarang, saya sudah tidak meragukan lagi, tapi mudah-mudahan secepatnya saja," ucap Yoris saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (20/2/2022).