Tata Cara Sholat Maghrib Lengkap, Bacaan Niat dan Doa Tiap Gerakan
Berikut tata cara sholat maghrib lengkap, yaitu bacaan niat sholat maghrib dan doa tiap gerakan.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
Setelah selesai membaca Surat Al-Fatihan dan Amin, kemudian membaca ayat atau surat Alquran.
Misalnya membaca Surah An-Nas:
Qul a'uudzu birabbin naas. malikinnaas. ilaahinnaas. min syarri lwaswaasi ikhannaas. alladzii yuwaswisu fii shuduurinnaas. mina ljinnati wannaas.
Artinya:
Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.
3. Ruku' disertai tuma'ninah
Menurut kesepakatan ulama, ruku merupakan salah satu rukun shalat .
- Sebelum ruku terlebih dahulu diawali dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga seperti ketika takbiratul ihram dengan mengucapkan takbir (Allahu akbar).
- Ketika ruku, posisi punggug dan kepala sejajah membentuk garis lurus, kedua telapak tangan berada tepat di lutut. Kedua lengan diusahakan selurus mungkin.
Seraya membaca bacaan ketika ruku' seperti berikut ini:
Subhana rabbial adhimi wabihamdi
Artinya:
Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.
* Keterangan: dibaca 3 kali
4. I'tidal
Setelah selesai ruku', kemudian I'tidal, yaitu bangkit dari ruku' sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga, seraya membaca :
Samiallahulimanhamidah
Artinya: “Aku mendengar orang yang memuji-Nya”.
- Kemudian kedua tangan diluruskan kebawah sambil berdiri tegak, seraya membaca :
Rabbana laka hamdu milussamawati wamilluardi wamilumasyikta miingsaiing bakdu
Artinya:
“Ya Allah Tuhan Kami, Bagi-Mu lah Segala Puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu”.
- Kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir (Allahu akbar) tanpa mengangkat kedua tangan lalu melakukan sujud
5. Sujud
Menurut ijma', sujud dalam setiap raka'at sebanyak dua kali termasuk rukun shalat. Dalilnya yaitu Firman Allah SWT dalam Qur'an Surat Al-Hajj: 77 yang terjemahannya: "Wahai orang-orang yang beriman, ruku'lah dan bersujudlah..."
Adapun tata cara sujud adalah sebagai berikut:
- Meletakkan kedua lutut dan jari jemari kedua kaki diatas sajadah (tempat sujud).
- Disusul dengan meletakkan kedua telapak tangan diatas sajadah, diteruskan dengan merapatkan dahi dan hidung di atas sajadah.
- Kemudian posisi kedua telapak tangan sejajar dengan pundak dan meregangkan kedua telapak tangan dari lambung dan siku terangkat ke atas, tidak menempel ke lantai, kemudian membaca bacaan ketika sujud.
Berikut bacaannya:
Subhanna rabbial akla wabihamdi
Artinya:
Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung
* Keterangan: dibaca 3 kali
- Kemudian bangun dari sujud dengan mengucapkan takbir (ALLAAHU AKBAR), untuk kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.
6. Duduk di antara dua sujud
Adapun cara duduk diantara dua sujud adalah sebagai berikut:
- Duduk diatas telapak kaki kiri, sedangkan kaki kanan bertumpu dengan ujung jari-jari yang dilipat ke bawah
- Kedua telapak tangan diletakkan di atas kedua lutut, kemudian membaca doa berikut ini :
Rabbi firli warhamni wajburni warfakni wahdini waafini wafuani
Artinya:
Ya Allah ampuni dosaku, kasihanilah aku, tutuplah aibku, angkat derajatku, beri aku rezeki, berilah aku petunjuk, sehatkan diriku dan ampunilah aku.”
- Kemudian mengucapkan "Allahu akbar" untuk kemudian melakukan kembali sujud yang kedua kalinya pada raka'at pertama
7. Sujud Kedua
Untuk sujud kedua cara dan bacaannya sama seperti halnya sujud pertama, yaitu:
Berikut bacaannya:
(Subhanna rabbial akla wabihamdi)
* Keterangan: dibaca 3 kali
Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan "Allahu akbar" lalu bersedekap, kemudian dilanjutkan ke raka'at kedua sholat magrib.
Perhatian: bacaannya sama saja dengan apa yang ditulis di atas, Anda bisa mengganti bacaan doa pendek setelah Al Fatihah dengan doa pendek lainnya.
8. Duduk tasyahud (tahiyat) awal
Pada rakaat kedua sholat, setelah gerakan di atas, maka dilanjutkan dengan duduk tasyahud awal atau duduk tahiyat awal.
Posisi duduk saat tahiyat awal, sama halnya dengan duduk di antara dua sujud, bedanya hanya posisi jari telunjuk.
Saat tahiyat awal, jari telunjuk diacungkan sementara jari lain menggenggam.
Kemudian membaca doa:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ
Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin.
Artinya:
"Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh."
Kemudian bangun dari sujud untuk berdiri tegak seraya mengucapkan "Allahu akbar" lalu bersedekap, kemudian dilanjutkan ke raka'at ketiga / raka'at akhir shalat maghrib.
Perhatian: bacaannya sama saja dengan apa yang ditulis di atas, Anda bisa mengganti bacaan doa pendek setelah Al Fatihah dengan doa pendek lainnya.
9. Duduk tasyahud (tahiyyat) akhir
Cara duduk tahiyyah akhir:
- Duduk diatas telapak kaki kiri, sedang kaki kanan bertumpu dengan ujung jari-jari yang dilipat ke bawah
- Jari telunjuk kanan diacungkan ketika membaca kalimat (il-lallaahi), sementara jari-jari yang lain menggenggam.
- Telapak tangan kiri diletakkan di atas lutut kiri
Adapun untuk bacaan tasyahhud atau tahiyyat akhir secara lengkap adalah sebagai berikut :
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
At'tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatulillaah. As-salaamu'alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahisaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah. Allaahumma shalli'alaa sayyidinaa muhammad. Wa'alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa shallaita alaa sayyidina ibraahiim wa alaa aali sayyidina ibroohiim. Wabaarik'alaa sayyidina muhammad wa alaa aali sayyidina muhammad. Kamaa baarakta alaa sayyidina ibraahim wa alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya:
"Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh."
"Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah. Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad."
"Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia."
10. Mengucapkan salam
Assalamu'alaikum warahmatullah
Tata cara salam:
- Mengucap salam seraya telunjuk jari kanan di tarik kembali dan menoleh ke arah kanan hingga pipi kanan kelihatan seluruhnya dari belakang.
- Diteruskan dengan mengucapkan salam kembali seraya menoleh ke arah kiri hingga pipi kiri kelihatan dari belakang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sholat-magrib-lengkap-niat-dan-doa-tiap-gerakan.jpg)