Berita Madiun
Menteri BUMN Erick Thohir : Bangun Ekonomi Rakyat di Kota Madiun Lewat Program Pertashop
Erick menyebut Kementerian BUMN telah menyediakan 10 ribu unit kuota Pertashop di seluruh Indonesia dan saat ini baru terisi 4.600 unit.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, MADIUN - Menteri BUMN Erick Thohir mengajak masyarakat untuk bersama membangkitkan perekonomian di masa Pandemi Covid-19.
Menurut Erick, tak dapat dipungkiri Pandemi Covid-19 telah menekan sendi-sendi perekonomian.
Untuk itu, ia memastikan Kementerian BUMN berpartisipasi aktif dalam membangun ekonomi rakyat.
Salah satu yang dicontohkan Erick adalah melalui pengembangan program Pertashop.
Erick menyebut Kementerian BUMN telah menyediakan 10 ribu unit kuota Pertashop di seluruh Indonesia dan saat ini baru terisi 4.600 unit.
Baca juga: Angin Kencang Sering Terjadi di Kabupaten Malang, BPBD Minta Warga Lebih Waspada
Erick berharap separo lebih program bantuan tersebut bisa dinikmati masyarakat menengah ke bawah.
Sehingga, program pengembangan usaha penyaluran BBM skala kecil tersebut benar-benar bisa membantu masyarakat di tingkat bawah.
"Separo harus dari masyarakat menengah ke bawah. Bumdes dapat, pesantren dapat. Artinya, mereka ini harus naik kelas. Tetapi tidak hanya kita berikan ikan, tetapi kita berikan kailnya," kata Erick, saat memberikan Sosialisasi Program Percepatan Implementasi Pertashop kepada BUMDes/BUMDesma dan Mitra Strategis Kementrian BUMN Wilayah Regional Jawa Timu di Hotel Aston, Kota Madiun, Minggu (6/2/2022).
Erick juga menilai, program Pertashop tersebut bisa semakin optimal dengan hadirnya PT INKA dengan memberikan dukungan pembuatan tempat Pertashop tersebut.
Apalagi jika di setiap Pertashop juga terdapat toilet.
Baca juga: PT KAI Beri Diskon Tiket Bagi Lansia, Veteran Hingga Wartawan, Simak Syaratnya
Menurut Erick, biarpun Pertashop merupakan stasiun pengisian BBM skala kecil tetapi jika fasilitasnya tidak kalah lengkap dengan SPBU besar tentu akan semakin baik.
"Untuk mereka yang belum berbadan hukum, tentunya akan kita lakukan pendampingan. Baik melalui perusahaan BUMN dan juga pemerintah daerah tentunya," jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan Pemkot Madiun mendukung penuh program Pertashop tersebut.
Menurutnya program tersebut sejalan dengan visi-misi Wali Kota Madiun, Maidi yang genjar menggeliatkan perekonomian di tingkat bawah.
Salah satunya dengan pengembangan Lapak UMKM di tingkat bawah.
"Sama seperti yang disampaikan bapak wali kota, bahwa orang lapar jangan dikasih nasi. Nasinya habis, lapar lagi. Orang lapar kita kasih cara mencari nasi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/menteri-bumn-erick-thohir-saat-memberikan.jpg)