Berita Tulungagung
Dinkes Kabupaten Tulungagung Ingatkan Virus Covid-19 Varian Delta Masih Merebak
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mengingatkan ancaman Covid-19 varian Delta.
Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mengingatkan ancaman Covid-19 varian Delta.
Karena varian ini lebih berbahaya dibanding varian Omicron yang tengah merebak.
Sebelumnya ada dua klaster Covid-19 yang sedang terjadi di Kabupaten Tulungagung.
Yaitu di sebuah pondok pesantren mahasiswi dengan temuan sekitar 22 pasien, satu lainnya di SMAN 1 Boyolangu dengan temuan 12 pasien.
Namun sejauh ini belum ditemukan kasus Omicron, dan justru ditemukan varian Delta.
"Sebelumnya ada satu sampel yang dikirim ke laboratorium. Dan ternyata hasilnya varian Delta," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, Senin (31/1/2022).
Baca juga: Kronologi Mobil Terbakar di Kabupaten Ponorogo, Pengemudi Bawa 2 Jeriken BBM
Lanjut dr Kasil, temuan ini dianggap lebih mengkhawatirkan dibanding varian Omicron.
Sebab Omicron diketahui mempunyai gejala yang ringan, meski diakui penularannya lebih cepat.
Sementara varian Delta mempunyai tingkat kematian dan rawat inap yang lebih tinggi.
"Jika kena Delta gejala yang menonjol adalah sesak nafas, lalu saturasi oksigen menurun," ungkap dr Kasil.
Sementara varian Omicron gejala umum yang terjadi seperti flu biasa, seperti demam, batuk dan lemas.
Karena itu tingkat kematian dan rawat inap Omicron lebih rendah.
Beberapa kali pemeriksaan sampel swab pasien masih ditemukan varian Delta.
Baca juga: Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik Kerahkan Anak Perusahaan untuk Kendalikan Hama
"Grafik kita tinggi masih karena varian Delta, Karena itu kita berharap dua kali suntikan vaksin itu sudah cukup untuk melawan varian ini," tegas dr Kasil.
Sebelumnya enam sampel swab pasien Covid-19 dikirim ke laboratorium di Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kasil-rokhmat-dan-petugas-medis.jpg)