TIPS SEHAT

Omicron Masih Mengganas, Tak Usah Panik, Kenali Fakta-fakta dan Langkah-langkah Ini

Berikut fakta-fakta Omicron sebagaimana dikutip dari lama halodoc.com pada artikel Wsapada Omicron, ini fakta yang Perlu Dipahami.

Editor: Suyanto
huff post
Ilustrasi- Sakit Kepala menjadi gejala omicron 

SURYA.co.id I Varian Omicron telah banyak ditemukan di Tanah Air. Semua varian ini banyak ditemukan di negara-negara Eropa, mulai Inggris, Spanyol, Italia, dll. Lalu ditemukan di negara-negara Asia seperti Hongkong.

Di Indonesia, Varian ini terdeteksi pertama sejak 16 Desember 2021 silam. Tidak perlu terlalu panik, dan sebaiknya tetap memperketat protokol kesehatan.

Berikut fakta-fakta Omicron sebagaimana dikutip dari lama halodoc.com pada artikel Wsapada Omicron, ini fakta yang Perlu Dipahami.

Kecepatan Penularan
Sejauh ini, seberapa mudah Omicron menyebar dibandingkan dengan Delta dan seberapa efisien varian Omicron dapat menular dari satu orang ke orang lain belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, analisis perubahan protein lonjakan menunjukkan jika varian Omicron kemungkinan memiliki peningkatan penularan jika dibandingkan virus Corona yang asli.

Namun, sulit untuk menyimpulkan apakah virus ini lebih cepat menular jika dibandingkan varian Delta. Hingga kini, penelitian masih terus dilakukan terkait hal tersebut dan masyarakat diharap kembali mawas diri dan memperketat protokol kesehatan saat pergi keluar rumah.

Tingkat Keparahan Gejala
Gejala yang ditimbulkan Omicron yang diketahui sampai saat ini tergolong masih ringan, dan berbeda dengan gejala yang ditimbulkan varian Delta. Bahkan sampai saat ini, belum ada pasien yang melaporkan kehilangan penciuman atau rasa dan tidak ada penurunan kadar oksigen yang signifikan dari infeksi varian COVID-19 baru ini. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui gejala spesifik Omicron.

Berikut ini beberapa gejala Omicron yang diketahui sampai saat ini, antara lain:

Kelelahan;
Sakit kepala;
Tubuh terasa nyeri atau pegal-pegal.

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi (pixabay.com)

Efektivitas Vaksin
Vaksin tetap menjadi tindakan terbaik untuk melindungi orang dari COVID-19. Dengan mendapatkan dua dosis vaksin atau bahkan mendapatkan vaksin booster, kamu bisa memperlambat penularan dan mengurangi kemungkinan munculnya varian baru. Vaksin COVID-19 juga sudah terbukti sangat efektif untuk mencegah penyakit parah, rawat inap, dan kematian.

Perlunya Memperketat Protokol Kesehatan
dr. Bambang Susilo Simon, SpP, FCCP, FAPSR, FISR juga mengatakan pada Halodoc bahwa penggunaan masker masih merupakan perlindungan terhadap semua varian COVID-19. Centers for Disease Control and Prevention juga terus merekomendasikan agar masyarakat memakai masker di tempat umum di dalam ruangan di area dengan transmisi komunitas yang substansial atau tinggi, terlepas dari status vaksinasi.

Selain itu, kamu juga tidak boleh lengah untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjauhi kerumunan, dan tetap berada di rumah saat mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan gejala COVID-19.

Baca juga: Pilihan Vaksin yang Efektif untuk Varian Omicron

Meski di banyak negara sudah banyak orang yang tertular varian Omicron, tetapi angka kematian akibat varian ini tidak mengkhawatirkan. Namun, bukan berarti kamu bisa abai akan protokol kesehatan. Kamu tetap perlu menjaga kesehatan dan sebaiknya hanya keluar rumah jika dibutuhkan saja.

Selain itu, jika kamu mengalami gejala mirip infeksi COVID-19, misalnya demam, sesak napas, atau batuk dan flu, alangkah lebih baik untuk segera melakukan pemeriksaan COVID-19 di rumah sakit.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved