Layangan Putus

Sinopsis Layangan Putus Episode Terakhir Tayang Sore Ini: Kinan Bertindak Tegas, Mas Aris Menyesal

Berikut ini sinopsis Layangan Putus episode terakhir yang tayang hari ini (22/1/2022) pukul 18.00 di WeTV.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Iksan Fauzi
WETV
Layangan Putus episode terakhir 

Sutradara Layangan Putus, Benni Setiawan pun memberikan tanggapan terkait pertanyaan tersebut. 

"Besok, terakhir itu 10 sudah selesai, kami enggak ada lagi seasons. belum terpikirkan untuk jadi seasons 2," kata Benni, dikutip dari Kompas.com

Kendati begitu, Benni menjanjikan episode terakhir dari serial yang ditulis Oka Aurora itu menjanjikan menjawab teka-teki penonton selama ini.

"Tapi memang, nanti di-ending akan terjawab semuanya. Kenapa Kinan, maksudnya, sabar banget, memaafkan lagi, tapi nanti ending akan terjawab semuanya," ujar Benni.

Rahasia Kesuksesan Layagan Putus

Tidak sedikit penonton terkuras emosinya setelah menyaksikan serial Layangan Putus.

Serial ini meraih keberhasilan karena berhasil trending di 25 negara. Bahkan, Layangan Putus berhasil menempati posisi trending satu di 15 negara.

Benni pun mengungkapkan bagaimana keberhasilan ini bisa diraih. Dia juga menjawab tentang kelanjutan season 2.

Kunci keberhasilan

Benni menyebut keberhasilan serial tersebut dikarenakan tokoh yang diciptakan seperti Aris (Reza Rahadian), Kinan (Putri Marino), hingga Lydia (Anya Geraldine).

Menurut Benni, para pemain berhasil mentransfer emosi kepada penonton usai menyaksikan Layangan Putus setiap episodenya.

"Mungkin karena tokoh-tokoh yang kita ciptakan itu agak berbeda. Maksudnya, kita memperlihatkan seorang wanita yang kuat, kayak Kinan yang tersakiti tetapi dia lebih memilih secara elegan," kata Benni.

"Bukan yang ngelabrak, yang nangis-nangis, enggak kayak begitu. Mungkin itu yang menginspirasi wanita-wanita kok, Kinan itu jadi idola sekali," ujar Benni melanjutkan.

Selain Kinan, Benni juga mencontohkan seperti tokoh Aris. Dia menyatakan, pihaknya sengaja membuat Aris seperti lelaki yang manipulatif.

"Aris juga jahatnya, tokoh antagonis tapi kita buat memang dia lebih seperti manipulatif, bukan yang antagonis yang kasar terhadap istri, yang marah-marah," kata Benni.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved