Selasa, 21 April 2026

Berita Surabaya

165 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba Lewat Juanda Besok, Khofifah: Karantina dan Testing Siap

besok pekerja migran yang pulang dari Malaysia sebanyak 165 orang akan masuk lewat bandara Juanda pada pukul 10.00 WIB.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: irwan sy
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Kedatangan pekerja migran Indonesia dari luar negeri lewat pintu bandara Juanda Sidoarjo maju dari jadwal perencanaan. 

Jika sebelumnya dikabarkan pekerja migran akan mulai masuk ke Jatim pada tanggal 26 Januari 2022, jadwal tersebut maju menjadi besok, Sabtu (21/1/2022). 

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, besok pekerja migran yang pulang dari Malaysia sebanyak 165 orang akan masuk lewat bandara Juanda pada pukul 10.00 WIB.

Untuk itu, sore ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar rakor terpadu guna memastikan bahwa penaganganan kedatangan hingga pemulangan pekerja migran telah siap, dan jangan sampai ada kecolongan sebagai celah menyebarkan virus corona terutama omicron.

“Besok jam sepuluh kepulangan pertama pekerja migran dari Malaysia. Begitu datang mereka akan dibawa ke pusat karantina di Asrama Haji,” tegas Khofifah, Jumat (21/1/2022). 

Ditegaskannya, semua teknis telah disiapkan, terutama terkait tes swab PCR bagi seluruh pekerja migran yang besok datang. 

Pemprov Jatim juga telah bekerja sama dengan BNPB guna teknis pemberlakuan penanganan pekerja migran.

Dipastikan Khofifah, sistem yang diberlakukan di Jatim juga sama persis dengan yang diterapkan di Jakarta. 

“Hal-hal terkait proses swab PCR dan seterusnya sudah ada di dalam tim penanganan persis di Wisma Atlet langsung ditangani lembaga yang sama dari BNPB. Mereka sudah standby di Surabaya. Saya rasa Terkait Logistik sudah dihandel BNPB,” tegas Khofifah.

Lebih lanjut menurut Khofifah, pekerja migran yang masuk ke Jatim hanya dari dua negara saja, yaitu dari Malaysia dan juga Brunei Darussalam. 

Dengan sistem yang telah disiapkan, Gubernur Khofifah berharap agar semua prosedur dijalankan dengan baik dan ketat.

Hal ini sangat penting guna mencegah potensi menyebarkan virus covid-19 varian omicron ke Jawa Timur.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah juga menyebutkan Pemprov Jatim telah menyiapkan dengan sejumlah hotel untuk tambahan tempat karantina

"Kami sudah cek lapangan dari mulai airport, dan tempat-tempat karantina. Ada 33 hotel disiapkan (untuk tempat karantina), lalu ada asrama haji, ada tempat badan diklat kemenag, juga LPMP, kita sudah tinjau masing-masing unit untuk karantinanya," kata Khofifah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved