Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Surabaya

Komisaris PLN Eko Sulistyo: Listrik Bukan Cuma Jaringan, Gardu Induk, dan Trafo

Komisaris PT PLN Eko Sulistyo seusai bedah buku yang ditulisnya dengan judul 'Jejak Listrik di Tanah Raja: Listrik dan Kolonialisme di Surakarta'

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
habibur rohman/surya.co.id
Penulis buku sekaligus Komisaris PLN Eko Sulistyo (baju hitam) diapit Direksi PT PJB Gong Matua Hasibuan (tiga kiri) dan Guru Besar dalam bidang sejarah Unair Purnawan Basundoro (baju utih) serta moderator Wuri Baskoro Catur Prasetyo (paling kanan) pada bedah buku "Jejak Listrik di Tanah Raja", Sabtu (15/1/2022). Buku dengan penerbit Kepustakaan Populer Gramedia ini dengan 278 halaman ini juga membahas masuknya listrik di pusat kekuasaan Raja-Raja Jawa. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Listrik tidak hanya dipahami dari infrastruktur kerasnya, seperti jaringan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra-Tinggi), gardu induk, dan travo.

Tapi listrik ini juga menghadirkan jaringan lunak atau infrastruktur lunak, yaitu perubahan sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya. 

"Pesan dari buku yang saya tulis ini adalah kajian historis yang menceritakan tentang kehadiran listrik di tanah kolonial di Surakarta," kata Komisaris PT PLN (Persero) Eko Sulistyo seusai bedah buku yang ditulisnya dengan judul 'Jejak Listrik di Tanah Raja: Listrik dan Kolonialisme di Surakarta', yang digelar di Surabaya, Sabtu (15/1/2022).

Dari konteks sejarah yang ada di manapun, entah di kawasan Afrika, Eropa, di negara komunis maupun kapitalis, kota yang dialiri listrik itu akan menjadi kota yang secara ekonomi lebih maju dari daerah yang tidak dialiri listrik.

Hal itu memberi mandat bagi PLN untuk melistriki atau mencapai rasio elektrifikasi 100 persen.

"Supaya jangan sampai ada lubang dari daerah tertentu yang masih belum ada listriknya," ujar Eko.

PLN terus mengejar rasio elektrifikasi tersebut karena kehadiran listrik di suatu daerah itu pasti akan memberikan dampak yang cepat, baik dari sisi ekonomi maupun pendidikan, kemudian dari sisi lainnya. 

Saat ini PLN telah mencapai elektrifikasi sebesar 99,28 persen.

"Sisanya adalah daerah-daerah terpencil, terluar yang secara geografis mempunyai akses yang sulit," ungkap Eko. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Gong Matua Hasibuan, mengatakan, buku 'Jejak Listrik di Tanah Raja: Listrik dan Kolonialisme di Surakarta', bisa menjadi buku pertama yang mencoba menjelaskan bisnis listrik dari sudut pandang berbeda.

"Ternyata ada bahasa yang lugas. Kami bisa menjelaskan kepada para pelanggan tentang apa yang kami hadapi selama ini, bahwa listrik tidak hanya benda keras, tapi ada dampak lainnya dari kehadiran listrik itu," beber Gong Matua.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved