Jumat, 17 April 2026

Modal Awal Sudah Mumpuni, Risma Punya Peluang Maju Pilkada DKI Jakarta 2024

Nama Tri Rismaharini, Menteri Sosial RI, belakangan dikaitkan dengan potensinya maju untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Rudy Hartono
dok surya
Tri Rismaharini 

SURYA.co.id|SURABAYA - Nama Tri Rismaharini, Menteri Sosial RI, belakangan dikaitkan dengan potensinya maju untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.

Ini memang bukan kali pertama masuknya nama Risma dalam perbincangan kontestasi DKI Jakarta. Sebab, mantan Wali Kota Surabaya itu beberapa tahun lalu juga disebut punya peluang hijrah.

Namun, saat ini kembali ramai setelah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membeberkan beberapa nama kader yang punya peluang diberangkatkan untuk Pilkada Jakarta.

Diantara sederet kader yang dinilai potensial adalah nama Tri Rismaharini. Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu dinilai sukses dalam memimpin kota pahlawan.

Pengamat politik dari Universitas Surabaya (Unesa) Agus Mahfud Fauzi menilai, jika dilihat dari rekam jejak Risma sebagai Wali Kota Surabaya, memang bisa menjadi modal awal.

Sekalipun Kota Surabaya dengan DKI Jakarta memang tidak bisa langsung disamakan. Hanya saja, Surabaya sebagai kota metropolitan kedua setelah Jakarta diyakini sedikit banyak punya persoalan yang mirip.

"Dua periode sebagai Wali Kota dan relatif bisa sukses di Surabaya, meskipun mungkin kalau di analogikan Surabaya berbeda dengan DKI. Tapi, minimal itu bisa menjadi entry point," kata Agus, Minggu (9/1/2022).

Modal awal yang dimiliki Risma perlu diikuti upaya lanjutan. Misalnya, juga harus memahami betul bagaimana sifat pemilih di DKI Jakarta.

Melihat pola suksesi di Jakarta, yang menjadi catatan, lanjut Agus, pemilih disana memiliki ekspektasi lebih didalam melihat figur pemimpin. Setidaknya ekspektasi dua kali lipat dari keberhasilan memimpin daerah lain.

Agus mengungkapkan, presentase kepemimpinan Risma selama di Surabaya ditambah dengan posisi Menteri Sosial saat ini penting untuk menjadi telaah. Ini bisa menjadi nilai lebih jika tepat pada ekspektasi pemilih di Jakarta.

"Bu Risma juga perlu merefleksikan terkait dengan apa yang dilakukan tidak harus seperti Pak Jokowi brandingnya, bisa dengan lain. Tapi, minimal bahwa hal itu bisa mengenalkan kepada warga DKI. Itu mungkin sebagai modal awal," tambahnya.

Disisi lain, kedekatan Risma dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dinilai juga bisa menjadi nilai lebih dari sisi internal partai. Tentu, selain itu hasil survei elektabilitas juga diyakini pasti menjadi pertimbangan.

"Meskipun sebetulnya Bu Risma adalah anak emasnya Bu Megawati," tambahnya.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah nama yang digadang punya potensi untuk menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 mendatang.

Kata Hasto, terdapat beberapa nama kader PDI-P yang telah berhasil memimpin di tingkat kabupaten kota di Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved