Piala AFF 2020
'BISMILLAH', Pesan Egy Maulana Vikri Jelang Hadapi Thailand di Final Piala AFF 2020, ini Biodatanya
"Bismillah", itulah salah satu kata yang ditulis dalam pesan Egy Maulana Vikri jelang menghadapi Thailand di Final Piala AFF 2020.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Hal itu karena lingkungan keluarga yang juga menyukai sepakbola.
Syarifuddin pun dulunya juga merupakan pemain sepakbola.
Sebelumnya, sang kakak telah lebih dulu dikenalkan dengan sepakbola oleh Syarifuddin.
Meski sudah minta dibelikan sepatu sejak umur empat tahun, ternyata Egy baru mahir mengikat tali sepatu setelah kelas 6 SD.
Untuk mengikat tali sepatu, ia meminta bantuan teman atau ayahnya.
Di sebuah lemari di rumah Egy Maulana Vikri, tersimpan berbgai trofi.
Selain trofi Egy Maulana Vikri, beberapa di antaranya merupakan trofi Syarifuddin dan Yusrizal Muzakki, kakak Egy.
Selain itu, potongan koran yang memuat berita tentang Egy Maulana Vikri juga terpajang rapi di dinding.
Egy Maulana Vikri mengenyam pendidikan sepakbola di SSB Tasbi, Medan.
Bakat Egy Maulana Vikri semakin terasah ketika ia bergabung dengan Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) Sumatera Utara.
Kala itu ia berlaga pada Grassroots Indonesia U-12 Tournament 2012, yang diadakan di tangerang Selatan.
Egy Maulana Vikri berhasil menjadi top scorer setelah menyarangkan 10 gol di gawang lawan.
Berkat hal ini juga, klubnya tampil sebagai juara.
Pada tahun 2015, Egy mampu membawa Indonesia juara Gothia Cup 2015, di Swedia.
Bahkan, ia juga diganjar hadiah sebagai pemain terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemain-timnas-indonesia-u-19-egy-maulana-vikri_20180325_160936.jpg)