Minggu, 26 April 2026

Berita Tuban

Cabai di Kabupaten Tuban Tembus Rp 90 Ribu/Kg, Diskoperindag : Terkendala Stok

Sebelumnya diberitakan, harga cabai mengalami kenaikan di pasaran, seperti di Pasar Baru Kabupaten Tuban.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
Pedagang cabai di Pasar Baru Kabupaten Tuban mengeluhkan sepinya pembeli karena harga cabai yang melambung tinggi. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Harga cabai terus meroket, hingga menyentuh Rp 90 ribu per kilogram untuk jenis rawit.

Sedangkan cabai hijau atau lalapan Rp 50 ribu, begitupun dengan cabai keriting Rp 50 ribu per kilogramnya.

Naiknya harga cabai ini sudah terjadi sekitar dua minggu lalu.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, naiknya harga cabai karena faktor ketersediaan (stok, Red).

"Terkendala stok hingga membuat harga cabai naik," ujar Agus dikonfirmasi, Selasa (14/12/2021).

Disinggung mengenai upaya menurunkan harga cabai, mantan Kabag humas dan Protokol Pemkab itu menyatakan, untuk harga produk hasil pertanian sulit diintervensi.

Baca juga: DPD NasDem Kabupaten Pasuruan Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Gunung Semeru

Selain terjadi di semua wilayah, produk juga tidak bisa dicetak dalam waktu yang singkat.

"Produk pertanian tidak mudah diintervensi harganya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, harga cabai mengalami kenaikan di pasaran, seperti di pasar baru Tuban.

"Untuk harga cabai naik, sudah dua minggu ini," kata Daliyatun (50), pedagang cabai pasar baru.

Ia menjelaskan, untuk harga cabai rawit Rp 90 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 72 ribu.

Lalu cabai hijau atau lalapan Rp 50 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 30 ribu.

Kemudian cabai keriting Rp 50 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 45 ribu.

"Yang terasa naiknya dua minggu terakhir, walau bulan-bulan sebelumnya sudah naik merangkak," ujar pedagang asal Tambakboyo tersebut.

Sementara itu, pembeli cabai Siti Mahmuda menyatakan, harga cabai yang naik memang sangat memberatkan.

Jika sebelumnya setiap hari ia selalu membeli 1 kg cabai rawit, kini hanya membeli 0,5 kg.

Cabai yang dibeli itu selanjutnya akan dijual kembali di rumah.

"Ya ini beli separo dari biasanya, nanti saya jual lagi. Harapannya bisa turun," beber pedagang bumbu rumahan itu.

BACA BERITA TUBAN LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved