Mulai 8 November, Avian Brands Resmi Melantai di BEI Dengan Kode AVIA

Perusahaan cat dan pelapis dekoratif, PT Avia Avian Tbk atau Avian Brands telah resmi tercatat melantai di BEI

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Rudy Hartono
ist Avian Brand
Jajaran Direksi Avian Brands yang mulai 8 Desember 2021 tercatat di BEI Dengan Kode AVIA. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan cat dan pelapis dekoratif, PT Avia Avian Tbk atau Avian Brands telah resmi tercatat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/12/2021).

Perseroan yang tercatat sebagai pemimpin pasar dalam industri cat dan pelapis dekoratif di Indonesia itu, sebelumnya telah melakukan penawaran umum perdana saham Perseroan (“IPO”). Dan berhasil dinilai di bagian atas dari kisaran harga, dengan harga Rp 930 per lembar saham, dan mendapat dukungan yang kuat dari investor institusi domestik dan asing maupun investor ritel.

Wijono Tanoko, Presiden Direktur Avian Brands, mengatakan, penawaran umum perdana

saham ini diminati berbagai investor ternama dari investor jangka panjang global, sovereign

wealth fund, dan institusi domestik, dan sempat mengalami beberapa kali oversubscription.

"Dengan jumlah penawaran sebesar Rp 10,951 miliar atau  771 juta dolar AS, pendaftaran ini

merupakan IPO terbesar yang pernah ada di Asia untuk sektor cat," kata Wijono, Kamis (9/12/2021).

Kemudian juga sebagai IPO kedua terbesar untuk sektor cat secara global, dan IPO ketiga terbesar di Indonesia sejak 2008. Wijono menambahkan, penawaran umum perdana saham ini adalah tonggak pencapaian yang penting bagi karyawan, pelanggan, pemasok, dan seluruh mitra Avian Brands. "Dukungan luar biasa yang diterima atas IPO ini merupakan realisasi dari visi Bapak Soetikno Tanoko yang mendirikan perseroan pada tahun 1978," ungkap Wijono.

Ruslan Tanoko, Wakil Presiden Direktur, menambahkan, dibawah kepemimpinan Wijono Tanoko dan Hermanto Tanoko, Avian Brands telah mengukuhkan posisi dan keunggulannya dalam industri cat dekoratif di Indonesia.

Terkait pencatatan saham, ini adalah langkah alami berikutnya dalam perjalanan Avian Brands. "Dengan

IPO ini, kami memiliki fleksibilitas keuangan dan operasional yang lebih tinggi untuk dapat senantiasa berinovasi dan meningkatkan praktik ESG kami. Kami sangat senang bahwa pemegang saham baru kami telah memutuskan untuk bergabung dengan kami dalam tahap pertumbuhan kami berikutnya dan kami berkomitmen untuk menghasilkan nilai tambah yang terbaik bagi seluruh stakeholder," beber Robert.

Hermanto Tanoko, Komisaris Utama

Sebagai bagian dari IPO, Perseroan dan beberapa pemegang saham telah menawarkan dengan total 11.775.355.600 saham, yang terdiri dari sekitar 52,7 persen saham baru dan sekitar 47,3 persen dari saham yang ditawarkan oleh pemegang saham eksisting. Penerimaan dana bruto dari penawaran saham baru adalah sebesar Rp5,766 miliar (400 juta dolar AS).

Pasca IPO, keluarga Tanoko akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas perseroan dengan 74,7 persen saham.

Dana bersih yang diterima oleh Perseroan melalui IPO ini akan digunakan untuk dapat terus meningkatkan pertumbuhan profitabilitas dari perseroan dan mempercepat ekspansi bisnis perseroan di Indonesia, serta untuk pelunasan beberapa utang Perseroan.

Foto : Avian Brads

Jajaran Direksi Avian Brands yang mulai 8 Desember 2021 tercatat di BEI Dengan Kode AVIA.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved