Breaking News:

Berita Pamekasan

Kaisar Bendahara Umum DPP BMI Bakar Semangat Pemuda se Madura, Generasi Muda Harus Jadi Pelopor

Sebagai organisasi sayap bidang kepemudaan, Kaisar berkomitmen selalu melakukan terobosan agar organisasi ini dicintai oleh kaum milenial.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Bendahara Umum DPP Banteng Muda Indonesia (BMI), Kaisar Kiasa Kasih Said Putra saat menggelar konsolidasi dan silaturahmi politik kebangsaan dengan sejumlah pengurus DPC BMI se Madura. 

SURYA.CO.ID I PAMEKASAN- Bendahara Umum DPP Banteng Muda Indonesia (BMI), Kaisar Kiasa Kasih Said Putra menggelar konsolidasi dan silaturahmi politik kebangsaan dengan sejumlah pengurus DPC BMI se Madura.

Daerah pertama yang dikunjungi putra Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah adalah Kabupaten Pamekasan.

Dihadapan pengurus BMI Kabupaten Pamekasan, Kaisar membakar semangat serta komitmen pengurus DPC BMI agar senantiasa menjadi garda terdepan menjaga NKRI.

Ini artinya, BMI harus menjadi benteng kokoh menjaga Indonesia dari anasir-anasir jahat yang menginginkan bangsa ini terpecah-belah.

Komitmen BMI sebagai penjaga NKRI selaras dengan garis politik kebangsaan PDI Perjuangan yang selalu menjadi perekat semangat kebangsaan Indonesia.

“Kita harus terus menggelorakan semangat kebangsaan. Kita sebagai generasi muda bangsa harus menjadi pelopor untuk selalu mengampanyekan Indonesia damai. Indonesia yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini,” ujar Kaisar di Pamekasan, Sabtu (04/12).

Kaisar lalu mengutip pidato Bung Karno yang sangat terkenal , “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Kata-kata Bung Karno ini jelas Kaisar menunjukkan harapan bahwa masa depan sebuah peradaban atau bangsa ditentukan oleh generasi muda saat ini.

Baik-buruknya sebuah bangsa dilihat bagaimana para pemudanya menjalankan peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

“Pemuda begitu diandalkan karena memiliki karakteristik semangat yang berapi-api, kuat, penuh dinamika dan idealisme. Jadi, Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved