Breaking News:

Liga 3

Klub dan Perangkat Pertandingan Teken Pakta Intergitas Hadapi Babak 32 Besar Liga 3 Jatim

Asosiasi Provinsi (ASprov) PSSI  Jatim menggelar manajer meeting dan penandatanganan pakta integritas jelang babak 32 besar Liga 3 2021 Jatim

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Klub dan Perangkat Pertandingan Teken Pakta Intergitas Hadapi Babak 32 Besar Liga 3 Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Asosiasi Provinsi (ASprov) PSSI  Jatim menggelar manajer meeting dan penandatanganan pakta integritas jelang babak 32 besar Liga 3 2021 Jatim, Jumat (26/11/2021).

Acara ini diikuti perwakilan empat wasit, dua perwakilan pengawas pertandingan dan manajer klub sepak bola yang akan berlaga di 32 besar Liga 3 Zona Jawa Timur. Selain itu, hadir pula perwakilan BPJamsostek Kantor Cabang Surabaya Karimun Jawa.

Pada babak tersebut akan dihelat di dua venue yang berbeda. Yakni, Stadion Gelora Joko Samudro Kabupaten Gresik, dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kick Off pertandingan pertama dimulai hari Minggu jam 12.00 WIB.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Dyan Puspito Rini, menerangkan, berawal dari isu yang berkembang membuat pihaknya merapatkan barisan kepada perangkat pertandingan. Mulai dari rekan wasit serta pengawas pertandingan.

"Bersama-sama harus melindungi kebersihan dan komitmen akan menjalankan sebuah pertandingan yang lebih baik kedepannya. Ini akan kami jadikan jalannya laga Liga 3 bersih. Tetapi mungkin hanya sebagian kecil justru yang melakukan kesalahan akhirnya menodai semua yang berjuang mati-matian menggulirkan kompetisi ini," ujarnya.

Sekretaris perempuan pertama di PSSI Jatim tersebut menambahkan, melalui sebuah komitmen dan bekerja sama antara perangkat pertandingan ini, sehingga dipastikan pertandingan bisa digelar dengan baik. Apabila ada yang melanggar, maka akan langsung ditindak tegas oleh Komdis.

"Kemarin kami sudah mengumumkan bahwa kami ingin didalam klub sendiri mengacarakan secara resmi sebelum dan setelah berlatih, mereka harus membaca pakta integritas sehingga itu dimaknai secara sungguh sungguh dan bukan sebagai syarat administrasi saja," jelasnya.

"Kami dari asprov ingin memberikan komitmen bersama sama. Karena kami tidak bisa memaksa orang melakukan tindakan tanpa ada komitmen," imbuh perempuan yang akrab disapa dengan Ririn itu.

Dengan melibatkan BPJamsostek, kata Rini, Liga 3 adalah ajang sepak bola pertama yang mewajibkan tim memakai asuransi. Hal itu dikarenakan untuk mencegah badai cedera yang menghantam para pemain.

"Kami tidak ingin setelah liga atau ditengah tengah liga ada pemain yang cedera tidak bisa ditangani karena biaya kecelakaan rehabilitasi cacat luka dalam olahraga sangat tinggi, minimal Rp 10 juta sekali ke rumah sakit. Dengan hanya membayar nominal yang tidak sebesar dan dilakukan setiap bulan, akan sangat meringankan manajemen," terangnya.

Untuk kesiapan perangkat pertandingan supaya bersih, Rini mengaku telah memastikan perangkat pertandingan harus memiliki ketegasan yang kuat dan tidak bisa ditembus oleh pelaku pengaturan skor.

"Saya melihat mereka masih muda ini punya dedikasi dan menciptakan permainan sepak bola yang menyenangkan dan bersih. Jadi melihat mereka yang begitu tegas tanpa kompromi merupakan kebanggan tersendiri,"tuturnya.

Asisten Manajer PS Kota Pahlawan (PS KOPA), Imam Bejo, berharap, melalui kegiatan tersebut menjunjung tinggi sportivitas dan tidak ada lagi cerita permainan kotor.

"Karena ini berkaitan dengan pembinaan pemain muda dan menata mental juga. Kami menandatangani pakta itu sangat setuju, supaya sepak bola indonesia semakin maju dan pembinaan semakin baik," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved