Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Akhirnya Ponsel Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Ketemu, Titik Koordinat Terakhir Terungkap

Ponsel Amalia Mustika Ratu menjadi bukti penting kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

Editor: Musahadah
Kolase tangkapan layar
Tuti Suhartini, Yosef Hidayah, Amalia Mustika Ratu. Saat ini tiga ponsel Amel yang sempat dikabarkan hilang sudah ditemukan. 

SURYA.CO.ID - Ponsel Amalia Mustika Ratu menjadi bukti penting kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

Seperti diketahui, setelah pembunuhan di Subang itu terjadi, tiga ponsel milik Amalia hilang, yakni IPhone 12, Ipad dan Samsung M12. 

Pelacakan keberadaan ponsel Amel sempat dilakukan polisi dan warga setempat yang dikoordinir Kepala Desa Jalancagak Indra Zainal Alim.

Namun, tanpa diketahui kronologisnya, ternyata saat ini tiga ponsel Amel itu sudah berada di tangan polisi. 

Hal ini terungkap saat ayah Amel yang menjadi saksi kasus ini, Yosef Hidayah diperiksa penyidik Polda Jabar pada Kamis (25/11/2021). 

Baca juga: Siapa 5 Orang di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang saat Malam Kejadian? Saksi Lihat Kendaraannya

Fajar sidik kuasa hukum Yosef mengatakan, bahwa kliennya diperiksa oleh pihak penyidik Polda Jabar selama delapan jam lebih tepatnya dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

"Pak Yosef diperiksa selama delapan jam yah, kemarin dijeda juga dengan istirahat, setelah penyidik meriksa sejumlah saksi di ruangan berbeda akan tetapi setelah itu langsung disatukan untuk menyingkronkan keterangan dari saksi-saksi," ucap Fajar saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (26/11/2021).

Menurut Fajar, kliennya dipertanyakan terkait kepemilikan sejumlah handphone serta kebiasaan Amalia Mustika Ratu seperti cara menyajikan makanan.

"Dalam BAP nya bukan hanya dipertanyakan terkait kepemilikan handphone yah, ada juga bagaimana kebiasaan-kebiasaan dari anaknya Pak Yosef, yaitu Amalia dari cara menyajikan makanan kalo misalnya Amalia beli nasi goreng cara menyajikannya seperti apa, apa langsung dimakan dari kertas nasinya langsung atau dipindahkan dulu ke piring," katanya.

Sementara itu, selebihnya, dalam BAP hanya mempertanyakan yang sudah di BAP sebelum-sebelumnya dan terdapat juga momen konfortasi dari beberapa saksi-saksi yang diperiksa diwaktu yang bersamaan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved