Breaking News:

Berita Surabaya

JD.ID dan J-Express Indonesia Beri Pelatihan Pemanfaatan Platform Digital ke 125 UKM Kota Surabaya

J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID memberikan edukasi dan pelatihan mengenai pengenalan dan pemanfaatan platform online dan digital pelaku UKM

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
sri handi lestari/surya.co.id
Dari kiri ke kanan : Andrawan Diponugroho, Social Commerce Business Development Specialist JD Fans bersama Meylan Ilahude, Seksi Fasilitasi Pengembangan Informasi Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jawa Timur, dan Adhika Yosmik, Head Of Marketing, Community and Partnership J-Express (JX) Indonesia, disela pelatihan untuk 125 UMK Kota Surabaya, Rabu (17/11/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - J-Express (JX) Indonesia dan JD.ID memberikan edukasi dan pelatihan mengenai pengenalan dan pemanfaatan platform online dan digital dalam kegiatan jual beli oleh pelaku UKM.

Kegiatan edukasi dan pelatihan ini dilaksanakan, Rabu (17/11/2021) di Harris Hotel & Conventions Gubeng, Surabaya.

"Ada sekitar 125 pelaku UKM di Kota Surabaya yang ikut serta," kata Meylan Ilahude, Seksi Fasilitasi Pengembangan Informasi Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jawa Timur.

Secara sistematis para pembicara dalam kegiatan ini menyampaikan sejumlah materi, seperti hal-nya pengenalan dan pemanfaatan platform e-commerce dalam kegiatan jual beli.

Pengenalan metode transaksi COD sebagai upaya membangun dan membina kepercayaan pelanggan dan pengenalan JD.ID sebagai salah satu platform e-commerce dengan jaringan marketplace yang luas.

"Kemudian cara bergabung menjadi mitra seller JD.ID, serta penjelasan mengenai program social commerce JD Fans, program afiliasi marketing resmi milik JD.ID," jelas Furqon Ramdhan, Seller Acquisition JD.ID.

Sementara latar belakang dan tujuan diadakannya kegiatan edukasi dan pelatihan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha terutama UKM Kota Surabaya agar dapat semakin berkembang dalam hal digitalisasi kegiatan jual-beli.

"Khususnya pemanfaatan platform ecommerce. Kita dapat melihat bahwa pada saat ini persaingan usaha tidak lagi dilakukan secara konvensional, melainkan online dan digital," jelas Meylan.

Oleh karena itu, pihaknya berharap para rekan-rekan seller dapat menerapkan pengetahuan dan informasi yang diperoleh melalui kegiatan ini pada kesehariannya, dan dapat juga membagikan ilmu tersebut kepada para pelaku UKM lainnya.

"Sehingga UKM, terlebih yang berada di Kota Surabaya, semakin terliterasi, berdaya, dan bermanfaat," ujar Meilan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved