Berita Situbondo
Rumah Warga Kabupaten Situbondo Ambruk, Reruntuhan Sempat Timpa Bocah 10 Tahun
Bangunan rumah semi permanen milik Insani (45) itu ambruk diduga karena kayu sudah rapuh dan keropos.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Tidak ada angin dan hujan, rumah warga Dusun Bantungan, Kecamatan Panarukan, tiba-tiba ambruk rata dengan tanah, Selasa (16/11/2021).
Bangunan semi permanen milik Insani (45) itu ambruk diduga karena kayu sudah rapuh dan keropos.
Akibat insiden tersebut, anak Insani berinisial RR (10) sempat terjebak di reruntuhan bangunan yang dibangun swadaya oleh warga sekitar itu.
"Anak saya terluka di bagian kepalanya," terang Insani kepada SURYA.co.id.
Janda berusia 45 tahun ini menceritakan, pada saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah, sedangkan anaknya berada di dalam kamar sedang bermain handphone.
"Rumah saya amrbruk sekitar pukul 07.30 WIB, " katanya.
Mengetahui anaknya berada di bawah reruntuhan, Insani langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Baca juga: Awal Musim Penghujan, Harga Sayuran di Pasar Legi Kota Blitar Turun Drastis
"Sekitar lima menit korban sudah berhasil dievakuasi," Iwan, anggota BPBD Sumber kolak.
Sebelumnya rumah korban berada di depan dan pindah ke tanah milik saudaranya yang ada di selatan.
"Rumah itu dibangun warga tiga tahun yang lalu," ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo,Zainul Arifin membenarkan rumah warga yang ambruk tersebut.
Memurutnya, rumah itu ambruk karena kondisi kayu bangunan rumahnya sudah rapuh.
"Anak korban selamat meski sempat tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya, hanya luka ringan di bagian kepalanya," kata Zainul Arifin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rumah-warga-dusun-bantungan-kecamatan-panarukan-kabupaten-situbondo.jpg)