Breaking News:

Berita Kediri

Cegah Terjadinya Praktek Korupsi, Bupati Kediri Mas Dhito Terapkan TNT dalam Setiap Belanja APBD

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menerapkan sistem transaksi non tunai (TNT) dalam pelaksanaan APBD.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menerapkan sistem transaksi non tunai (TNT) dalam pelaksanaan APBD.

Hal ini diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kediri Nomor 23 Tahun 2021.

Tujuan adanya program ini untuk mencegah adanya praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini sudah mewajibkan setiap transaksi yang menggunakan APBD untuk menggunakan sistem TNT.

"Transaksi di atas Rp 1 juta diwajibkan non tunai, tidak boleh cash," ujarnya.

Mas Dhito menjelaskan, dasar Perbup TNT itu dibuat untuk mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.

Selain itu, adanya program ini untuk mencegah peredaran uang palsu dan menekan laju inflasi lebih mudah dan cepat karena dengan TNT itu jumlah peredaran uang kertas dapat dikurangi.

"Sistem ini juga mencegah transaksi ilegal. Karena dengan TNT ini digital transaksi terlihat, sehingga potensi penyelewengan anggaran bisa diminimalisir," terangnya.

Penerapan sistem pembayaran TNT itu dinilai akan efektif sebagai pencegahan korupsi.

Pelaksanaannya, bila masih ditemukan persoalan dilapangan yang krusial, pihaknya akan memerintahkan Inspektorat, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) untuk melakukan sosialisasi ke bawah.

"Jangan sampai terjadi uang yang sudah ditransfer ditarik dan dikembalikan lagi secara cash. kita terus berbenah, jangan sampai TNT ini percuma dan sia-sia," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved