Jumat, 10 April 2026

Berita Gresik

Bupati Gresik Tindaklanjuti Jalan Rusak dan Keluhan Petani Akibat Banjir Kali Lamong

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menindaklanjuti kerusakan akibat dampak banjir Kali Lamong.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Pemkab Gresik
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (baju hitam) saat meninjau lokasi banjir di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik, Rabu (10/11/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menindaklanjuti kerusakan akibat dampak banjir Kali Lamong.

Sesuai keluhan warga yaitu jalan rusak dan keluhan petani yang terendam banjir.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengendarai sepeda motor trail bersama Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail.

Mereka meninjau lokasi bencana banjir Kali Lamong di desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Rabu (10/11/2021).

Sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta rombongan bertolak ke lokasi banjir setelah kegiatan tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember di tengah laut.

Tujuannya tidak lain adalah untuk meninjau langsung lokasi kejadian dan juga untuk melihat kondisi masyarakat serta infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir akibat luapan Kali Lamong.

Baca juga: Frekuensi Operasional Kereta Api Bertambah, KAI Sosialisasi Keselamatan Pengendara di Perlintasan

Di lokasi wilayah terdampak banjir Kali Lamong, Gus Yani, panggilan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat langsung kondisi jalan penghubung antar desa yang rusak. Tanpa menunggu lama, Gus Yani segera menginstruksikan Dinas terkait agar segera mendatangkan alat berat untuk melakukan perbaikan jalan.

"Alat berat akan didatangkan untuk segera melakukan perbaikan agar jalan bisa dilalui kembali oleh masyarakat," ujarnya.

Selain masalah infrastruktur, Gus Yani juga melakukan komunikasi dengan warga terdampak banjir.

Sardi, anggota kelompok Gapoktan Desa Cermen curhat mengenai kerugian yang dialami akibat banjir Kali Lamong.

"4,5 Ton pupuk untuk tani rusak Pak Bupati karena terendam banjir, sama sekali tidak bisa dipakai," ungkapnya.

Mendengar hal tersebut, Gus Yani merespon dengan menghubungi Kepala Dinas Pertanian untuk mencari solusi terbaik.

"Alhamdulillah apa yang dikeluhkan Pak Sardi sudah ditemukan solusinya," kata Gus Yani

lebih lanjut, Gus Yani juga berpesan agar Gapoktan di desa untuk ikut dalam program makmur, karena dengan masuk di dalam program makmur petani akan mendapatkan banyak keuntungan dan meminimalisir resiko kerugian yang bisa muncul.

Setelah berkeliling melihat Kondisi jalan rusak Gus Yani bergeser ke posko bantuan tepatnya di Balai Desa Cermenlerek, untuk menyalurkan Bantuan Air Bersih hasil CSR dari PT. Danone dan kemudian dilanjutkan tilik ke Posko di Balai Desa Gluran Ploso Kecamatan Benjeng untuk melihat dapur umum yang sudah disiapkan untuk bagi terdampak banjir.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved