Kamis, 9 April 2026

Berita Tuban

Pencarian Korban Perahu Tenggelam di Bengawan Solo Diperluas hingga Radius 50 Km

Petugas tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran hingga puluhan kilo meter, demi menemukan jenazah korban perahu nahas tersebut.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Petugas tim SAR saat mengevakuasi jenazah korban perahu tenggelam di sungai Bengawan Solo 

SURYA.co.id | TUBAN - Korban perahu tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang belum ditemukan kini tinggal empat orang, sebagaimana manifes (data, red) yang ada di posko terpadu, di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel.

Keempatnya yaitu Erma Fitriani (27) Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Sutri (60) asal Maibit, Rengel. Dedi Setyo N (30), Arifin (29) asal Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan

Petugas tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran hingga puluhan kilo meter, demi menemukan jenazah korban perahu nahas tersebut.

"Pencarian dilakukan hingga radius 50 kilometer dari titik tenggelam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Namun, pada pencarian hari ke lima ini (minggu, red) upaya yang dilakukan petugas belum membuahkan hasil.

Tim SAR yang terbagi dalam 6 regu itupun berusaha maksimal untuk menemukan keempat korban.

Lima regu bertugas melakukan pencarian di sungai, sedangkan satu regu bertugas di darat.

"Ada 6 regu yang bertugas mencari korban yang belum ketemu, 5 di sungai dan 1 di darat," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan air terjadi di sungai Bengawan Solo penghubung Tuban-Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Tuban, Rabu (3/11/2021), sekitar pukul 09.30 WIB.

Perahu penyebrangan yang menghubungkan Kecamatan Rengel dengan Kecamatan Kanor Bojonegoro itu, terguling di tengah sungai karena terhempas arus yang kencang.

Belasan orang penumpang perahu jadi korban, seketika tenggelam di sungai bengawan solo tersebut. Begitupun dengan sepeda motor yang dimuat sekitar 7 unit ikut jatuh ke sungai.

Data dari posko terpadu yang berada di Balai Desa Ngadirejo, ada 10 korban yang dinyatakan selamat di hari pertama kapal tenggelam.

Pertama Mujianto (30) asal Sale, Rembang. Arif Dwi Setyawan (39) asal Rengel. Budi (24) asal Ngadirejo, Rengel. Nofi Andi Susanto (29) asal Sidorejo, Tuban. Tasmiatun Nikmah (33), Abdul Hadi (9), Abdullah Dimiati (3), asal Maibit, Rengel. Tarmuji (56), Rengel.

Kemudian Hafis (5) dan Madiyani (62) asal Kanor, Bojonegoro.

Pada pencarian hari kedua kemarin tiga orang pria ditemukan sudah diidentifikasi yaitu Kasian (65/ nahkoda kapal), asal Kanor, Bojonegoro. Toro (40) asal Sale, Rembang dan Agus Tutin (28), asal Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban, yang sebelumnya terdaftar di manifes.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved